Analisis Harga GBP/USD: Naik di Atas 1,2500, Pembeli Targetkan MA 200-Hari
- GBP/USD naik, rebound dari 1,2474 di tengah rumor-rumor yang berdampak pada Dolar AS.
- Saat ini, GBP/USD menguji moving average 200-hari di 1,2555, menunjukkan prospek netral hingga sedikit bearish.
- Penembusan di atas MA 200-hari mungkin menargetkan 1,2600, dengan potensi kenaikan lebih lanjut ke 1,2621 dan 1,2645.
- Kegagalan untuk melampaui MA 200-hari dapat mendorong pengujian ulang support 1,2500.
Pound Sterling menguat tajam terhadap Dolar AS pada awal perdagangan selama sesi Amerika Utara Senin ini setelah mencapai terendah harian di 1,2474. Rumor intervensi otoritas Jepang untuk mendorong Yen Jepang (JPY) membebani Greenback, yang melemah terhadap sebagian besar mata uang FX G8. Oleh karena itu, GBP/USD diperdagangkan di 1,2534, naik 0,36%.
Analisis Harga GBP/USD: Prospek Teknis
Dari sudut pandang teknis, GBP/USD biasnya netral, meskipun cenderung ke bawah. Harga masih di bawah moving average (MA) 200-hari utama di 1,2555, yang menggambarkan nada bullish atau bearish suatu aset. Namun, para pembeli mengumpulkan momentum karena Relative Strength Index (RSI) berada di atas level garis tengah 50.
Dalam konteks tersebut, jika pembeli mencapai penutupan harian di atas MA 200-hari, hal tersebut akan mengekspos 1,2600. Kenaikan lebih lanjut terlihat setelah MA 50-hari di 1,2621, diikuti oleh MA 100-hari di 1,2645. Setelah level tersebut terlampaui, yang berikutnya adalah 1,2700.
Sebaliknya, kegagalan di MA 200-hari menambah tekanan pada Sterling, yang dapat menyeret nilai tukar GBP/USD ke di bawah 1,2500. Penembusan level tersebut akan mengekspos terendah 24 April di 1,2422, diikuti oleh terendah 22 April di 1,2299.
Aksi Harga GBP/USD – Grafik Harian
