WTI Menarik Beberapa Pembeli ke Tertinggi Hampir Lima Bulan di $85.00, Ketegangan Timur Tengah Meningkat

  • WTI naik tipis ke $84,85, level tertinggi lima bulan pada hari Rabu.
  • Ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah dan kekhawatiran pasokan mendorong harga minyak.
  • Dolar AS yang lebih lemah akibat komentar dovish the Fed mengangkat harga WTI.

Western Texas Intermediate (WTI), patokan minyak mentah AS, diperdagangkan di kisaran $84,85, tertinggi sejak Oktober 2023 pada hari Rabu. Kenaikan harga WTI didukung oleh melemahnya Dolar AS (USD), dan kekhawatiran akan pasokan di tengah ketidakpastian geopolitik.

Meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan Rusia-Ukraina, seperti serangan udara Israel ke kedutaan besar Iran di Suriah pada hari Senin, serangan Ukraina yang sedang berlangsung terhadap kilang Rusia, dan serangan Houthi terhadap pelayaran di Laut Merah, meningkatkan kekhawatiran akan pengetatan pasokan lebih lanjut, yang mendorong harga WTI.

Para pedagang minyak akan memantau pertemuan Komite Pemantauan Menteri Gabungan OPEC/non-OPEC (JMMC) pada hari Rabu. Pasar memprakirakan komite OPEC+ akan memperpanjang pemangkasan sukarela untuk kuartal kedua tahun ini.

Selain itu, Greenback yang lebih lemah di tengah meningkatnya spekulasi penurunan suku bunga the Fed juga memberikan dukungan untuk harga WTI. Para pedagang berjangka mengantisipasi The Fed AS untuk mulai melakukan pelonggaran pada pertemuan bulan Juni dan memangkas tiga perempat poin persentase pada akhir tahun. USD yang lebih lemah mengangkat harga WTI karena membuat minyak dalam mata uang dolar menjadi lebih murah bagi para pemegang mata uang lainnya, sehingga meningkatkan permintaan minyak.

Para pelaku pasar akan mencermati pidato The Fed pada hari Rabu. Bowman, Goolsbee, Barr, Kugler, dan Powell dari The Fed akan berbicara pada hari ini. Jika mereka memberikan komentar-komentar yang hawkish, Dolar AS dapat menarik beberapa pembeli, yang dapat membatasi kenaikan WTI. 

Level-Level Teknis Minyak WTI AS

Tinjauan
Harga terakhir hari ini 84.74
Perubahan harian hari ini -0.25
Perubahan harian hari ini % -0.29
Pembukaan harian hari ini 84.99
 
Tren
SMA 20 Harian 80.58
SMA 50 Harian 78.21
SMA 100 Harian 75.85
SMA 200 Harian 78.78
 
Level
Tertinggi Harian Sebelumnya 85.03
Terendah Harian Sebelumnya 83.41
Tertinggi Mingguan Sebelumnya 82.9
Terendah Mingguan Sebelumnya 80.35
Tertinggi Bulanan Sebelumnya 83.05
Terendah Bulanan Sebelumnya 76.5
Fibonacci Harian 38,2% 84.41
Fibonacci Harian 61,8% 84.03
Pivot Point Harian S1 83.93
Pivot Point Harian S2 82.86
Pivot Point Harian S3 82.31
Pivot Point Harian R1 85.54
Pivot Point Harian R2 86.09
Pivot Point Harian R3 87.16

 

 

 

 

PBoC Tetapkan Kurs Tengah USD/CNY pada 7,0949 versus 7,0957 Sebelumnya

Pada hari Rabu, People's Bank of China (PBoC) menetapkan kurs tengah USD/CNY untuk sesi perdagangan berikutnya di 7,0949 dibandingkan dengan penetapan hari sebelumnya di 7,0957 dan 7,2282 estimasi Reuters.
Đọc thêm Previous

ASX 200 Jatuh Mendekati 7.790, sebagai Tanggapan Atas Penurunan yang Terjadi di Wall Street

Indeks ASX 200 melanjutkan penurunannya, mendekati 7.790 dan turun hampir 0,90% pada hari Rabu, menyusul penurunan di Wall Street pada hari sebelumnya. Pasar ekuitas domestik terbebani oleh sektor real estat dan teknologi informasi, yang sensitif terhadap perubahan suku bunga. Imbal hasil obligasi pemerintah AS meningkat setelah data ekonomi AS yang kuat, yang menyebabkan spekulasi bahwa Federal Reserve (The Fed) mungkin akan berhati-hati dalam mengurangi biaya pinjaman.
Đọc thêm Next