USD/CAD Rally Setelah Data Inflasi Kanada Mereda

  • USD/CAD menguat hingga ujung atas 1,3500an menyusul IHK Kanada yang lebih rendah dari prakiraan.
  • Data mengindikasikan Bank of Canada tidak perlu mempertahankan suku bunga tetap tinggi – ini berdampak negatif pada CAD.
  • Para pedagang bersiap menghadapi pertemuan The Fed pada Rabu ini.

Pasangan USD/CAD melanjutkan kenaikannya, mencapai ujung atas 1,3500an pada hari Rabu, setelah rilis data inflasi bulan Februari yang lebih lemah dari prakiraan memberikan ruang kepada Bank of Canada untuk melonggarkan kebijakan di masa depan.

Kebijakan moneter yang lebih longgar biasanya berarti suku bunga lebih rendah yang berdampak negatif pada suatu mata uang karena mengurangi aliran masuk modal asing.

Indeks Harga Konsumen (IHK) umum di Kanada naik 2,8% YoY di Februari, yang di bawah ekspektasi para ekonom 3,1% dan bulan sebelumnya 2,9%, menurut Statistik Kanada.

IHK umum bulanan naik 0,3%, di bawah estimasi ekonom 0,6% namun di atas 0,0% di Januari.

IHK Inti Kanada naik 2,1% di Februari dibandingkan 2,4% di Januari. Pada basis bulanan, IHK Inti naik 0,1%, sama seperti di Januari.

Data mengindikasikan Bank of Canada dapat mengubah pernyataannya pada pertemuan berikutnya di bulan April agar terdengar lebih dovish, dengan implikasi negatif pada Dolar Kanada (CAD), namun positif bagi pasangan USD/CAD.

“Pengukur inflasi 3 mma telah melemah secara signifikan selama dua bulan terakhir. Meskipun terdapat perkembangan yang menggembirakan yang dapat mengarah ke pernyataan yang lebih dovish dari BoC pada pertemuan 10 April mendatang, kami masih melihat harapan penurunan suku bunga dalam waktu dekat sebagai hal yang prematur.” Kata David Doyle, kepala ekonomi di Macquarie.

Pertemuan The Fed di Depan

USD/CAD diprakirakan akan mengalami volatilitas di hari ke depan ketika Federal Reserve mengakhiri pertemuan kebijakan bulan Maret dan mengumumkan keputusannya pada pukul 18:00 GMT (Kamis, 01:00 WIB).

Federal Reserve (The Fed) diprakirakan tidak akan mengubah suku bunganya namun ada kemungkinan bank akan merevisi prakiraan kuartalan dan pernyataan yang menyertainya. Ini dapat mengubah prospek suku bunga dan valuasi Dolar AS (USD).

Ada peningkatan spekulasi bahwa The Fed akan merevisi prakiraan ekonominya dalam Ringkasan Proyeksi Ekonomi (RPE) dan “dot plot”, sebuah grafik yang mencerminkan ekspektasi konsensus Dewan Gubernur terhadap jalur suku bunga di masa depan.

Pada RPE bulan Desember, para pejabat memprakirakan tiga penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin (0,25%) pada tahun 2024, namun beberapa analis kini berpendapat ada risiko penurunan suku bunga dapat direvisi menjadi dua penurunan suku bunga sebesar 25 bp untuk mencerminkan tekanan inflasi yang masih tinggi.

Nordea Bank, misalnya, mengatakan dalam catatannya baru-baru ini bahwa, “The Fed kemungkinan perlu merevisi proyeksi pertumbuhan dan inflasi lebih tinggi untuk tahun 2024. Ini dapat menyebabkan median dot plot FOMC menunjukkan hanya dua penurunan suku bunga tahun ini dibandingkan proyeksi terbaru yaitu tiga penurunan suku bunga, dibuat pada Desember 2023."

Perubahan seperti itu akan berdampak positif pada USD dan USD/CAD, sehingga menyebabkan kenaikan lebih lanjut pada pasangan mata uang ini.

Dolar AS Memasuki Kenaikan Hari Kelima Berturut-turut Jelang Keputusan The Fed

Dolar AS (USD) menembus level 104,00 pada hari Rabu setelah sempat gagal melakukannya pada hari Selasa pasca Bank of Japan. Semua perhatian tertuju pada AS, dengan Federal Reserve (The Fed) AS akan mengeluarkan pernyataan kebijakan moneternya diikuti dengan pernyataan dan komentar dari Ketua The Fed Jerome Powell. Elemen krusialnya adalah yang disebut dot plot (atau Kurva Philip), yang akan memberikan lebih banyak wawasan kepada pasar mengenai apakah prakiraaanya penurunan suku bunga sebanyak tiga atau hany
อ่านเพิ่มเติม Previous

USD/CAD: Dorongan yang Jelas di Atas 1,3620/1,3625 akan Ekspos Uji Ulang Area Terendah 1,3700 – Scotiabank

Nada kuat USD/CAD tetap ada. Para ekonom di Scotiabank menganalisis prospek pasangan mata uang ini.
อ่านเพิ่มเติม Next