Pound Sterling Diperdagangkan Dalam Kisaran Ketat Jelang Pekan yang Penuh Data

  • Pound Sterling terjebak dalam kisaran ketat menjelang data pasar tenaga kerja Inggris dan IHK AS.
  • Data pertumbuhan upah Inggris akan memberikan petunjuk baru mengenai prospek inflasi.
  • Sentimen pasar yang lebih luas tetap optimis karena harapan penurunan suku bunga The Fed pada bulan Juni tetap kuat.

Pound Sterling (GBP) konsolidasi dalam kisaran ketat di sekitar 1,2850 di sesi Eropa hari ini karena para investor tetap menunggu di minggu yang penuh data ini. Pasangan GBP/USD diperdagangkan sideways menjelang data Ketenagakerjaan dan Produk Domestik Bruto (PDB) bulanan Inggris, yang akan diterbitkan masing-masing pada hari Selasa dan Rabu.

Data pasar tenaga kerja Inggris untuk tiga bulan yang berakhir pada Januari akan memberikan petunjuk mengenai pertumbuhan lapangan kerja dan momentum pertumbuhan upah, yang telah menjadi faktor pendorong utama tekanan inflasi yang membandel. Pertumbuhan upah yang persisten dapat memundurkan ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga Bank of England (BoE) ke pertemuan bulan Agustus. Para pengambil kebijakan BoE mengatakan bahwa inflasi diprakirakan akan turun ke target 2% pada musim panas, namun bisa kembali naik setelahnya.

Di luar Inggris, Pound Sterling akan dipengaruhi oleh sentimen pasar, yang akan dipandu oleh data Indeks Harga Konsumen (IHK) Amerika Serikat untuk bulan Februari, yang akan dirilis pada hari Selasa. Data inflasi yang panas dapat mengurangi ekspektasi kuat terhadap penurunan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada bulan Juni. Prospek penurunan suku bunga The Fed pada bulan Juni tetap kuat karena laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS untuk bulan Februari mengindikasikan bahwa kondisi pasar tenaga kerja sedang mereda. Data menunjukkan bahwa, meskipun perekrutan tenaga kerja di AS tetap kuat, Tingkat Pengangguran naik dan pertumbuhan upah melemah.

Intisari Penggerak Pasar Harian: Pound Sterling Konsolidasi Menjelang Kalender Ekonomi Inggris yang Sibuk

  • Pound Sterling diperdagangkan bolak-balik dalam kisaran yang terbatas di sekitar 1,2850 setelah rally yang kuat karena para investor menunggu panduan baru mengenai suku bunga Bank of England.
  • BoE diprakirakan akan menurunkan suku bunga pada pertemuan Agustus setelah memperketat kebijakannya selama lebih dari dua tahun. Namun, data pertumbuhan upah untuk tiga bulan yang berakhir pada Januari, yang akan dirilis pada hari Selasa, dapat mempengaruhi ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga.
  • Para investor mengantisipasi pertumbuhan upah tidak termasuk bonus akan stabil di 6,2%. Pada periode yang sama, Pendapatan Rata-Rata termasuk bonus diprakirakan tumbuh sedikit lebih lambat di 5,7% dibandingkan sebelumnya 5,8%. Pertumbuhan upah yang kaku akan mengurangi harapan penurunan suku bunga lebih awal BoE.
  • Para pembuat kebijakan BoE telah memperingatkan bahwa pertumbuhan upah masih menjadi penghalang utama bagi kemajuan dalam menurunkan inflasi harga konsumen menuju target 2%. Pertumbuhan upah masih hampir dua kali lipat dari yang diperlukan agar inflasi dapat kembali ke target secara konsisten. Momentum pertumbuhan upah yang kuat telah mendorong inflasi khususnya di sektor jasa, dimana harga naik pada periode November-Januari.
  • Selain data pertumbuhan biaya tenaga kerja, para investor juga akan fokus pada data pasar tenaga kerja yang lebih luas, karena BoE perlu mencapai lapangan kerja penuh dan stabilitas harga untuk mencapai mandat ganda. Tingkat Pengangguran untuk tiga bulan yang berakhir pada bulan Januari diprakirakan tidak berubah di 3,8%.
  • Sementara itu, sentimen pasar yang lebih luas optimis karena ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve pada pertemuan kebijakan bulan Juni tetap ada setelah rilis laporan Ketenagakerjaan AS pada hari Jumat, yang menunjukkan melemahnya pertumbuhan upah dan Tingkat Pengangguran lebih tinggi. Fedwatch tool dari CME menunjukkan bahwa ada kemungkinan 57% keputusan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) akan diumumkan pada bulan Juni.

Analisis Teknis: Pound Sterling Kesulitan untuk Melanjutkan Kenaikan Enam Hari Berturut-turutnya

GBPUSD
Pound Sterling diperdagangkan dekat tertinggi tujuh bulan terhadap Dolar AS di dekat resistance angka bulat 1,2900. Pasangan mata uang ini kesulitan untuk melanjutkan kenaikan enam harinya pada hari Senin karena para investor menunggu panduan baru terkait suku bunga. Pasangan GBP/USD membukukan pergerakan naik yang kuat setelah keluar dari formasi Descending Triangle pada grafik harian. Daya tarik jangka pendeknya optimis, dan Exponential Moving Average (EMA) 20-hari di 1,2710 akan bertindak sebagai pembatas utama bagi pembeli Pound Sterling.

Relative Strength Index 14-periode mencapai 70,00, menunjukkan momentum menuju ke atas. Tidak ada tanda-tanda overbought dan divergensi yang tetap membuka peluang untuk kenaikan lebih lanjut.

Penjualan Ritel (Thn/Thn) Spanyol Januari Turun Dari Sebelumnya 3.1% Ke 0.3%

Penjualan Ritel (Thn/Thn) Spanyol Januari Turun Dari Sebelumnya 3.1% Ke 0.3%
Devamını oku Previous

USD/MXN Lanjutkan Penurunan di Balik Meningkatnya Ekspektasi Penurunan Suku Bunga The Fed di Juni, Dekat 16,80

USD/MXN melanjutkan tren menurunnya menyusul data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang beragam. Pasangan mata uang ini beringsut lebih rendah ke sekitar 16,80 selama sesi Eropa pada hari Senin. Sentimen negatif di sekitar Indeks Dolar AS (DXY) melemahkan pasangan USD/MXN di tengah meningkatnya ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada bulan Juni.
Devamını oku Next