Dolar AS Bersiap Menuju Penutupan Mingguan yang Sedikit Positif, Lanjutkan Konsolidasi
- Dolar AS diperdagangkan datar menjelang data terakhir minggu ini.
- Pasar bersiap menghadapi tidak kurang dari enam pejabat The Fed dan rilis laporan Kebijakan Moneter.
- Indeks Dolar AS mengorbit di sekitar 104,00, tidak mampu melepaskan diri.
Dolar AS (USD) datar di sesi perdagangan Eropa saat pasar bersiap menyambut rilis data ekonomi terakhir minggu ini. Melihat kembali minggu ini, menjadi jelas bahwa pasar masih tidak tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya. Federal Reserve AS mengatakan mereka masih bergantung pada data, dan data terbaru dapat memberikan alasan untuk kenaikan suku bunga lagi guna mengendalikan dampak inflasi tahap kedua. Sementara itu, para pejabat The Fed menolak narasi ini, dan komentar-komentar pada minggu ini adalah mengenai kapan dan seberapa besar penurunan suku bunga yang akan dilakukan oleh The Fed.
Dari sisi ekonomi, beberapa data terakhir masih dapat memicu pergerakan Dolar AS. Kalender ekonomi Jumat menampilkan rilis Indeks Manajer Pembelian Manufaktur (IMP) dari S&P Global dan Institute for Supply Management untuk bulan Februari, serta data Sentimen Konsumen dan Ekspektasi Inflasi University of Michigan. Selain itu, enam pejabat The Fed dan rilis Laporan Kebijakan Moneter akan memberikan lebih banyak panduan bagi pasar.
Intisari Penggerak Pasar Harian: Divergensi Sedang Terjadi
- Jumat ini akan dimulai sekitar pukul 14:45 GMT (21:45 WIB), dengan pembacaan final IMP Manufaktur S&P Global untuk bulan Februari. Ekspektasinya adalah tidak berubah di 51,5.
- Pada pukul 15:00 GMT (22:00 WIB), University of Michigan dan Institute for Supply Management (ISM) akan merilis datanya:
- Untuk pembacaan final bulan Februari dari University of Michigan:
- Sentimen Konsumen diprakirakan tidak berubah di 79,6.
- Ekspektasi Inflasi pada angka pendahuluan di 2,9%. Tidak ada prakiraan untuk angka final.
- Rilis data IMP ISM akan memuat elemen-elemen berikut:
- IMP Manufaktur utama diprakirakan naik dari 49,1 menjadi 49,5.
- Subkomponen Ketenagakerjaan Manufaktur sebelumnya 47,1. Tidak ada prakiraan.
- Indeks Pesanan Baru sebelumnya di 52,5, tidak ada prakiraan.
- Indeks Harga yang Dibayar diprakirakan naik dari 52,9 ke 53,0.
- Untuk pembacaan final bulan Februari dari University of Michigan:
- Federal Reserve memiliki jadwalnya sendiri pada Jumat ini:
- Anggota Dewan Gubernur Fed Christopher Waller dan Presiden Fed Dallas Lorie Logan akan berpartisipasi dalam panel pada pukul 15:15 GMT (22:15 WIB).
- Raphael Bostic, kepala Fed Atlanta, akan berbicara pada pukul 17:15 GMT (Sabtu, 00:15 WIB).
- Presiden Fed San Francisco Mary Daly dan Presiden Federal Reserve Bank Kansas City Jeffrey Schmid akan berpartisipasi dalam diskusi panel pada pukul 18:30 GMT (Sabtu, 01:30 WIB).
- Anggota Dewan Gubernur Fed Adriana Kugler akan berbicara sekitar pukul 20:30 GMT (Sabtu, 03:30 WIB).
- Pada pukul 16:00 GMT (22:00 WIB), The Fed akan merilis Laporan Kebijakan Moneter yang akan dikirim ke Kongres sebelum sidang tengah tahunan berlangsung minggu depan.
- Ekuitas berada di zona hijau di seluruh bursa berjangka Asia hingga AS. Selama sesi perdagangan Asia, Nasdaq futures telah mencapai titik tertinggi sepanjang masa.
- Menurut FedWatch Tool dari CME Group, ekspektasi terhadap jeda The Fed pada pertemuan 20 Maret adalah 97%, sementara peluang penurunan suku bunga di 3%.
- Imbal hasil obligasi Pemerintah AS 10-tahun yang dijadikan patokan diperdagangkan di sekitar 4,27%, secara umum tidak berubah selama tiga hari terakhir.
Analisis Teknis Indeks Dolar AS: 104,00 Sebagai Daya Tarik
Indeks Dolar AS (DXY) belum banyak bergerak dan diprakirakan akan menutup minggu ini dengan sedikit kenaikan. Divergensi antara komentar para pejabat The Fed mengenai penurunan suku bunga The Fed dan data inflasi baru-baru ini yang membuka kemungkinan kenaikan suku bunga lagi menciptakan kekosongan di mana Dolar AS tidak dapat bergerak. Tampaknya para pedagang akan tetap tenang hingga minggu depan, ketika Laporan Ketenagakerjaan AS akan dirilis dan Ketua The Fed Jerome Powell akan memberikan kesaksian di Kongres.
Untuk sisi atas, Simple Moving Average (SMA) 100-hari di dekat 103,97 telah ditembus untuk saat ini dan kemungkinan tidak akan diuji kembali pada Jumat ini. Jika Dolar AS mampu melewati 104,60, 105,12 adalah level penting berikutnya yang harus diperhatikan. Satu langkah lebih jauh dari itu adalah 105,88, tertinggi November 2023. Pada akhirnya, 107,20 – tertinggi 2023 – bisa kembali masuk dalam cakupannya.
Melihat ke bawah, Simple Moving Average 200-hari di 103,74 telah ditembus dua kali baru-baru ini, menjadikannya support yang lemah. SMA 200-hari seharusnya tidak lepas begitu saja, jadi kemunduran kecil kembali ke level tersebut bisa jadi hal yang wajar. Pada akhirnya, jika mata uang ini kehilangan kekuatannya, harga bisa jatuh ke 103,16, SMA 55-hari, sebelum menguji 103,00.