Dolar AS Meleleh Jelang Laporan Tenaga Kerja AS

  • Dolar AS bergerak lebih rendah pada hari Kamis setelah data pengangguran mulai berubah buruk.
  • Para pedagang mengamati Greenback menyerah menjelang rilis Nonfarm Payrolls AS.
  • Indeks Dolar AS tenggelam di bawah 103 dan bisa menuju ke 102.

Dolar AS (USD) terpukul setelah Kamis yang sangat berombak di mana tiga elemen utama cukup untuk menghukum Greenback. Yang pertama adalah berita dari Departemen Pertahanan AS yang mengatakan rencana serangan di Irak telah disetujui, menurut CBS. Elemen kedua adalah hasil lebih dari dua kali lipat dalam angka PHK Challenger AS yang menunjukkan jumlah PHK meningkat. Selain itu, Klaim Pengangguran Mingguan Awal dan Lanjutan juga naik, dan ini bisa menjadi tanda awal bahwa pasar tenaga kerja mulai membaik.

Dari sisi ekonomi, para pedagang bersiap menghadapi dua elemen besar pada Jumat ini: Laporan Ketenagakerjaan AS adalah yang pertama, dimana angka Perubahan Nonfarm Payroll akan menjadi data yang penting. Meskipun para pedagang juga akan melihat Tingkat Pengangguran dan angka Pendapatan Rata-Rata Per Jam, untuk mendapatkan konfirmasi lebih lanjut setelah data pengangguran pada hari Kamis, apakah pertumbuhan ekonomi di AS mulai membaik. Untuk menutup Jumat ini, University of Michigan akan menerbitkan Indeks Sentimen Konsumen Michigan.

Intisari Penggerak Pasar Harian: Pelonggaran NFP Jumat Dimulai

  • Pasar akan mewaspadai berita seputar kemungkinan gencatan senjata di Timur Tengah atau berita lainnya yang mungkin mengarah ke tindakan militer AS terhadap pemberontak Irak atau Houthi.
  • Pada pukul 13:30 GMT (20:30 WIB), Laporan Tenaga Kerja AS untuk bulan Januari akan dirilis:
    • Nonfarm Payrolls diprakirakan dari 216.000 menjadi 180.000.
    • Penghasilan Per Jam Rata-Rata diprakirakan dari 0,4% menjadi 0,3% MoM.
    • Pendapatan Rata-Rata Tahunan diprakirakan tidak berubah di 4,1%.
    • Tingkat Pengangguran AS diprakirakan naik dari 3,7% menjadi 3,8%.
  • Pada pukul 15:00 GMT (22:00 WIB), University of Michigan akan merilis data untuk bulan Januari:
    • Sentimen Konsumen diprakirakan dari 78,8 menjadi 78,9.
    • Ekspektasi Inflasi sebelumnya di 2,8%, tidak ada ekspektasi.
  • Pasar ekuitas sedikit berada di zona hijau menjelang Laporan Tenaga Kerja AS dengan kedua indeks Jepang naik hampir 0,50%. Ekuitas Eropa juga berkinerja baik dengan Dax Jerman dan Euro Stoxx 50 naik hampir 1%. Futures AS sudah menghijau dengan Nasdaq bahkan naik hampir 1%.
  • FedWatch Tool dari CME Group kini menilai pertemuan 20 Maret. Ekspektasi untuk jeda adalah 63,5%, sementara 36,5% untuk penurunan suku bunga.
  • Imbal hasil obligasi Pemerintah AS bertenor 10-tahun diperdagangkan jauh lebih rendah ke 3,89%, dan bahkan turun ke 3,81% pada hari Kamis.

Analisis Teknis Indeks Dolar AS: Data Tenaga Kerja AS Bisa Menjadi Buruk

Indeks Dolar AS (DXY) mengalami penurunan pada Kamis malam dan dari hampir mencapai 104 menjadi menembus di bawah 103. Bauran antara kenaikan dalam data pengangguran dan berita seputar persetujuan serangan AS di Irak dan Suriah telah mendorong para pedagang menjauh dari Greenback. Jika Laporan Tenaga Kerja AS sore ini membuktikan bahwa lapangan kerja mulai terhenti di AS, Greenback mungkin akan mengalami penurunan lebih lanjut dengan DXY menuju ke 102.

Jika Indeks Dolar AS mampu memulihkan penurunan hari Kamis dan melepaskan diri dari Simple Moving Average (SMA) 200-hari di 103,55, para pedagang seharusnya menargetkan SMA 100-hari di dekat 104,30 sebagai level berikutnya. Namun, jika Laporan Tenaga Kerja AS menunjukkan semua komponennya mendukung penguatan Dolar AS, diprakirakan akan terjadi lompatan lebih tinggi lagi ke 105,12. Itu berarti tertinggi baru tiga bulan untuk DXY.

SMA 55-hari di 103 berada di bawah tekanan dan telah ditembus pada Jumat pagi. Jika level terakhir tersebut dipatahkan, pergerakan menukik ke 102,00 mungkin akan terjadi. Tentu saja, jika Laporan Tenaga Kerja AS menunjukkan hasil negatif, maka Dolar AS akan melemah secara signifikan.

USD/BRL: Penembusan di Atas 5,0000 akan Indikasikan Uji Kembali Kisaran 5,0500-5,1000 – CIBC

USD/BRL menguji kembali level 5,0000 selama paruh kedua bulan Januari. Para ekonom di CIBC Capital Markets menganalisis prospek pasangan mata uang ini
مزید پڑھیں Previous

EUR/USD: Potensi Aksi Harga Bullish di Grafik Mingguan akan Dukung Gagasan Rebound – Scotiabank

EUR/USD sedikit berubah hari ini setelah kenaikan sebelumnya terhenti tepat di bawah 1,0900. Para ekonom di Scotiabank menganalisis prospek pasangan m
مزید پڑھیں Next