Pratinjau Inflasi PCE Inti AS: Tampaknya akan Mengalami Penurunan Lagi di Bulan Desember

  • Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi Inti diprakirakan akan naik 0,2% MoM dan 3% YoY di bulan Desember.
  • Pasar melihat adanya peluang kuat bagi Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah di bulan Januari dan Maret.
  • Berlanjutnya penurunan inflasi PCE dapat menyebabkan Dolar AS tetap rapuh.

Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi Inti (PCE), ukuran inflasi pilihan Federal Reserve AS (The Fed), akan dipublikasikan pada hari Jumat oleh Biro Analisis Ekonomi AS (BEA) pada pukul 13:30 GMT.

Apa yang Diharapkan dari Laporan Inflasi PCE Pilihan Federal Reserve?

Indeks Harga PCE Inti, yang tidak termasuk harga makanan dan energi yang bergejolak, dipandang sebagai ukuran inflasi yang lebih berpengaruh dalam hal penentuan posisi The Fed. Indeks ini diprakirakan naik 0,2% pada basis bulanan di bulan Desember, naik sedikit dari kenaikan 0,1% yang tercatat di bulan November. Core PCE bulan Desember juga diproyeksikan tumbuh pada laju tahunan sebesar 3%, turun dari 3,2% di bulan November. Indeks Harga PCE utama diprakirakan naik 2,6% (YoY).

Meninjau laporan inflasi PCE, "Kami melihat data PCE bulan Desember akan terus mendukung gagasan perlambatan inflasi, dengan seri inti naik mendekati tren 0.2% m/m — dan di bawah kenaikan IHK inti sebesar 0.3%," kata analis TD Securities dalam laporan mingguan berjudul "Pekan Ini: Penggerak Pasar Makro AS."

Kapan Laporan Inflasi PCE akan Dirilis, dan Bagaimana Pengaruhnya terhadap EUR/USD?

Data inflasi PCE dijadwalkan dirilis pada pukul 13:30 GMT (20:30 WIB). Indeks Harga PCE Inti bulanan adalah angka inflasi yang paling disukai oleh The Fed, karena tidak terdistorsi oleh efek dasar dan memberikan pandangan yang jelas tentang inflasi yang mendasari dengan mengecualikan barang-barang yang bergejolak. Oleh karena itu, para investor sangat memperhatikan angka Core PCE bulanan.

Namun demikian, angka inflasi PCE kemungkinan tidak akan memberikan kejutan yang signifikan karena angka triwulanan sudah termasuk dalam laporan Produk Domestik Bruto (PDB) yang diterbitkan pada hari Kamis. Secara kuartalan, Indeks Harga Core PCE naik 2% secara kuartalan di kuartal keempat, sesuai dengan estimasi pasar dan kenaikan di kuartal ketiga.

Oleh karena itu, para pelaku pasar dapat memperhatikan detail yang mendasarinya, yaitu pembacaan Personal Spending dan Personal Income untuk bulan Desember.

Personal Spending diprakirakan akan naik 0,4% secara bulanan setelah kenaikan 0,2% di bulan November. Pada periode yang sama, Personal Income diprakirakan naik 0,3%. Jika kedua rilis data ini mengecewakan, investor dapat melihatnya sebagai tanda melemahnya konsumsi yang membebani Dolar AS (USD) sebagai reaksi langsung. Di sisi lain, angka-angka yang optimis kemungkinan akan mendukung USD dalam waktu dekat.

AnalisFXStreet, Eren Sengezer, menyampaikan pandangan teknis singkat untuk EUR/USD dan menjelaskan:

"Indikator Relative Strength Index (RSI) pada grafik harian turun tipis ke 40 setelah gagal stabil di atas 50, yang mencerminkan kurangnya minat pembeli. Simple Moving Average (SMA) 200-hari sejajar sebagai level pivot untuk EUR/USD di 1,0850. Jika level ini dikonfirmasi sebagai resistance, 1,0780-1,0770 (Fibonacci retracement 50% dari tren naik Oktober-Desember) dapat dilihat sebagai target bearish selanjutnya sebelum 1,0700 (Fibonacci retracement 61,8%).

Pada sisi atas, resistance kuat tampaknya telah terbentuk di 1,0930-1,0950 (SMA 20 hari, SMA 50 hari, Fibonacci retracement 23,6%) sebelum 1,1000 (level psikologis, level statis)."

Keyakinan Konsumen GfK Jerman Turun ke -29,7 di Februari Dibandingkan Prakiraan -24,5

Sentimen konsumen di Jerman diprakirakan terus melemah di Februari, dengan Indeks Keyakinan Konsumen GfK turun ke -29,7 dari -25,4 di Januari. Angka i
Leer más Previous

EUR/SEK Terlihat Bergerak Kembali ke 10,80 pada Pandangan 12 Bulan – Rabobank

Krona Swedia (SEK) telah mengembalikan sebagian dari kenaikan yang diperolehnya terhadap Euro (EUR) dalam dua bulan terakhir tahun lalu. Para ekonom d
Leer más Next