NZD/USD Pangkas Kenaikan Intraday Meskipun Dolar AS Lemah, Kesulitan Dekat 0,6120

  • NZD/USD kesulitan untuk mematahkan penurunan beruntunnya di tengah melemahnya Dolar AS.
  • Indeks Dolar AS mundur dari tertinggi lima minggu di 103,69.
  • Deputi Direktur Pelaksana pertama IMF, Gita Gopinath memprakirakan penurunan suku bunga akan terjadi pada semester kedua 2024.
  • Indeks Harga Pangan (bulanan) Selandia Baru turun 0,1% dibandingkan penurunan sebelumnya 0,2%.

NZD/USD memangkas kenaikan intraday-nya dan tampaknya melanjutkan penurunan beruntunnya untuk hari keempat berturut-turut. Pasangan NZD/USD diperdagangkan di sekitar 0,6120 selama awal sesi Eropa pada hari Kamis. Dolar AS (USD) terkoreksi dari tertinggi lima minggu di 103,69, terutama karena lemahnya imbal hasil obligasi Pemerintah AS.

Imbal hasil kupon obligasi AS bertenor 2-tahun dan 10-tahun masing-masing di 4,34% dan 4,09%, pada saat berita ini dimuat. Data Penjualan Ritel yang solid bahkan menimbulkan spekulasi seputar penurunan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada bulan Maret, memperkuat kekuatan Dolar AS, yang pada gilirannya, melemahkan pasangan NZD/USD.

Pada hari Kamis, Deputi Direktur Pelaksana pertama International Monetary Fund (IMF), Gita Gopinath berbagi pandangannya terhadap inflasi dan ekspektasi penurunan suku bunga bank-bank sentral. Gopinath menekankan perlunya bank-bank sentral berhati-hati ketika mempertimbangkan penurunan suku bunga tahun ini. Dia mencatat, "Berdasarkan data yang telah kami lihat, kami memprakirakan penurunan suku bunga akan terjadi pada semester kedua, bukan pada semester pertama."

Pada bulan Desember, Indeks Harga Pangan Selandia Baru (bulanan) mengalami penurunan moderat 0,1%. Meskipun angka ini menunjukkan laju penurunan yang lebih lambat dibandingkan dengan penurunan 0,2% di bulan November, angkanya masih mengindikasikan berlanjutnya tren menurun.

Pada hari Rabu, Penjualan Ritel Kartu Elektronik (tahunan) turun 0,6% dibandingkan pertumbuhan sebelumnya 2,1%. Pembelian bulanan yang dilakukan dengan kartu debit, kredit, dan toko juga mengalami penurunan 2,0% dibandingkan kenaikan sebelumnya 1,7%. Hari Jumat akan dirilis IMP Bisnis Selandia Baru untuk bulan Desember.

 

Rally Dolar AS akan Segera Berakhir Secara Alami – Commerzbank

Dolar AS (USD) naik tajam dalam beberapa hari terakhir. Para ekonom di Commerzbank menganalisis prospek Greenback. Akhir dari Rally USD? Jika gamba
Leer más Previous

Pound Sterling Semakin Pulih saat Pedagang Menurunkan Spekulasi Penurunan Suku Bunga BoE

Pound Sterling (GBP) pulih dengan cepat karena data Indeks Harga Konsumen (IHK) Inggris yang tetap tinggi untuk bulan Desember telah mengurangi ekspek
Leer más Next