EUR/JPY Membukukan Penurunan Kecil Menjelang Pidato Lagarde
- EUR/JPY turun tipis ke 161,20 di tengah arus safe haven.
- Vasle ECB menolak ekspektasi penurunan suku bunga lebih awal.
- Para investor mengantisipasi Bank of Japan akan mempertahankan sikap ultra-dovish pada pertemuan kebijakan Januari pekan depan.
Pasangan EUR/JPY menghentikan kenaikan tiga hari beruntun selama awal sesi Eropa hari Kamis. Ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung di Laut Merah menguntungkan aset-aset safe haven seperti Yen Jepang (JPY) dan membebani pasangan ini. Namun, penurunan EUR/JPY mungkin akan dibatasi karena pasar mengantisipasi bahwa Bank of Japan (BoJ) kemungkinan tidak akan bergeser dari sikap ultra-dovish. Pasangan mata uang tersebut saat ini diperdagangkan di sekitar 161,20, turun 0,03% pada hari ini.
Anggota Dewan Gubernur Bank Sentral Eropa (ECB) Bostjan Vasle mengatakan bahwa masih terlalu dini untuk mengharapkan penurunan suku bunga pertama pada awal kuartal kedua. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa inflasi di kawasan Euro masih terlalu tinggi dan harus kembali ke target 2% sebelum bank sentral mengubah arah kebijakan moneter.
Di sisi lain, JPY melemah akibat antisipasi investor bahwa BoJ akan mempertahankan sikap ultra-dovish pada pertemuan kebijakan Januari pekan depan. Mantan eksekutif bank sentral Jepang, Eiji Maeda, mengatakan pada hari Rabu bahwa BoJ mungkin akan mengakhiri suku bunga negatif di bulan April namun kemungkinan akan melangkah lambat dalam langkah lebih lanjut untuk menormalkan kebijakan moneter yang sangat longgar, tidak seperti pengetatan moneter yang agresif yang dilakukan oleh ECB.
Selain itu, meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dapat membatasi penurunan JPY. Pada hari Rabu malam, pemberontak Houthi Yaman menargetkan kapal kargo milik AS dengan pesawat tak berawak kamikaze di Laut Merah setelah pemerintahan Biden mengatakan akan menetapkan kembali Houthi ke dalam daftar teroris global.
Para pelaku pasar akan memantau Laporan Pertemuan Kebijakan Moneter ECB dan pidato Presiden ECB Lagarde pada hari Kamis. Pada hari Jumat, Indeks Harga Produsen (IHP) Jerman bulan Desember akan dirilis. Perhatian akan beralih ke Keputusan Suku Bunga BoJ pekan depan. Peristiwa ini dapat memicu volatilitas di pasar dan memberi arah yang jelas pada pasangan mata uang EUR/JPY.