AUD/USD Melayang Dekat 0,6400 Jelang Pernyataan Ketua The Fed Powell
- AUD/USD turun ke dekat 0,6400 di tengah kehati-hatian menjelang pidato Powell.
- Powell mungkin menolak penurunan suku bunga dalam waktu dekat karena permintaan ritel kuat dan pasar tenaga kerja stabil.
- Dolar Australia menghadapi tekanan ketika perekonomian Tiongkok mengalami deflasi.
Pasangan AUD/USD tetap tertekan di dekat support penting 0,6400 karena investor menunggu pernyataan Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell soal suku bunga dan prospek kinerja ekonomi AS pada kuartal keempat 2023.
S&P500 dibuka dengan catatan positif yang hati-hati karena para investor khawatir terhadap panduan The Fed pada pertemuan kebijakan moneter terakhir 2023. Powell diprakirakan akan cenderung mempertahankan suku bunga lebih tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama untuk memastikan bahwa inflasi harus turun ke 2%.
Indeks Dolar AS (DXY) bertujuan untuk merebut kembali resistance langsung 106,00 di tengah harapan bahwa Powell akan menolak penurunan suku bunga dalam waktu dekat karena permintaan ritel yang kuat dan kondisi pasar tenaga kerja yang stabil dapat menjaga kekhawatiran terhadap ekspektasi inflasi konsumen yang lebih tinggi terus berlanjut. Imbal hasil obligasi Pemerintah AS 10-tahun mempertahankan pemulihan dekat 4,56% menjelang pidato Powell.
Minggu ini, investor fokus pada komentar dari para pengambil kebijakan The Fed karena kalender ekonomi sepi. Pekan depan, data inflasi AS bulan Oktober masih akan menjadi sorotan. Dampak data inflasi akan ringan karena satu lagi laporan inflasi akan dirilis sebelum pertemuan kebijakan moneter bulan Desember.
Sementara itu, Dolar Australia menghadapi tekanan karena perekonomian Tiongkok mengalami deflasi pada bulan Oktober. Deflasi tahunan naik 0,2% dibandingkan prakiraan 0,1%. Para produsen menurunkan harga barang dan jasa di tingkat pabrik karena lemahnya belanja konsumen. Sebagai proksi prospek ekonomi Tiongkok, Dolar Australia masih berada dalam tekanan deflasi.