USD/JPY Pertahankan Kenaikan Tipis di Bawah 150,00 Menyusul Data IMP Jepang

  • USD/JPY membukukan kenaikan moderat di sekitar 149,76 setelah data IMP Jepang.
  • IMP Manufaktur Jibun Bank Jepang untuk bulan Oktober turun ke 48,5 versus 48,5 sebelumnya, lebih buruk dari ekspektasi.
  • Indeks Aktivitas Nasional The Fed Chicago menunjukkan bahwa ekonomi AS masih jauh dari resesi.
  • Para investor menunggu laporan IMP Global S&P untuk mendapatkan dorongan baru.

Pasangan USD/JPY bertahan pada kenaikan tipis setelah memantul dari level terendah 149,55 selama awal sesi Asia hari Selasa. Pasangan mata uang tersebut saat ini diperdagangkan di dekat 149,76, naik 0,03% pada hari ini. Namun, ketakutan akan intervensi Valas oleh otoritas Jepang tetap ada.

Data ekonomi terbaru yang dirilis pada hari Selasa mengungkapkan bahwa IMP Manufaktur Jibun Bank Jepang untuk bulan Oktober turun ke 48,5 dibandingkan 48,5 sebelumnya, lebih buruk dari ekspektasi pasar 48,9. Sementara itu, IMP Jasa berada di 51,1 dari angka sebelumnya 53,8.

Pekan lalu, Gubernur Bank of Japan (BoJ) Kazuo Ueda menegaskan kembali bahwa BoJ akan "dengan sabar mempertahankan kebijakan yang mudah saat ini, hal ini, pada gilirannya, memberikan beberapa tekanan jual pada Yen Jepang (JPY) terhadap Dolar AS (USD). Namun demikian, para trader akan memantau potensi intervensi Valas oleh otoritas Jepang untuk mendukung pelemahan JPY.

Di sisi lain, Greenback yang lebih lemah dapat membatasi kenaikan pasangan ini. Indeks Dolar AS (DXY), ukuran nilai USD relatif terhadap sekeranjang mata uang asing, turun ke level terendah satu bulan di 105,57. Obligasi Treasury AS mengalami minggu yang tidak stabil, dengan imbal hasil Treasury bertenor 10 tahun mencapai 5,02% untuk pertama kalinya sejak 2007, tetapi kemudian berbalik arah, turun menjadi 4,865%.

Indeks Aktivitas Nasional The Fed Chicago menunjukkan bahwa ekonomi AS masih jauh dari resesi. Angka tersebut naik menjadi +0,02 di bulan September dibandingkan -0,22 sebelumnya. Nilai nol untuk indeks ini mengindikasikan bahwa ekonomi tumbuh sesuai tren. Nilai nol untuk indeks mengimplikasikan bahwa ekonomi berkembang pada tingkat saat ini.

Para pedagang akan mengawasi data IMP S&P Global AS pada hari Selasa. Akhir minggu ini, estimasi awal Produk Domestik Bruto (PDB) Kuartal 3 AS dan Indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi Inti akan dirilis pada hari Kamis dan Jumat. Para pejabat The Fed tidak akan menyampaikan pidato minggu ini karena periode blackout menjelang pertemuan FOMC minggu depan.

Dari sisi JPY, Indeks Coincident Jepang dan Indeks Ekonomi Utama untuk bulan Agustus akan dirilis pada hari Rabu. Pada hari Jumat, perhatian akan beralih ke Indeks Harga Konsumen (IHK) tahunan Tokyo untuk bulan Oktober. Angka-angka ini dapat memberikan arah yang jelas bagi pasangan USD/JPY.

AS Sarankan Israel untuk Menunda Invasi ke Gaza, dan Tetap Menjadikan Qatar sebagai Penengah Hamas – Reuters

Menurut Reuters, AS telah menyarankan Israel untuk menunda serangan darat di Jalur Gaza yang dikuasai Hamas dan terus memberi informasi kepada Qatar –
อ่านเพิ่มเติม Next