EUR/USD Rebound dari Terendah 10-Bulan di Sekitar 1,0450, Fokusnya pada Data Tenaga Kerja AS

  • EUR/USD mematahkan penurunan baru-baru ini karena koreksi Dolar AS.
  • Greenback mundur dari tertinggi 11 bulan yang diraih pada hari Selasa.
  • IMP Zona Euro yang lebih baik dari prakiraan dapat memberikan dukungan dalam menopang Euro.

EUR/USD menelusuri kembali penurunan dua hari berturut-turutnya, diperdagangkan dekat terendah 10-bulan yang diraih pada hari Selasa. Harga spot diperdagangkan lebih tinggi di sekitar 1,0480 pada jam-jam awal perdagangan Eropa pada hari Rabu.

Sentimen hati-hati akibat arah suku bunga Federal Reserve (The Fed) AS memberikan tekanan pada pasangan EUR/USD.

Indeks Dolar AS (DXY) mundur dari tertinggi 11-bulan yang diraih pada hari Selasa. Harga spot turun lebih rendah di sekitar 106,90 pada saat berita ini dimuat. Namun, Dolar AS (USD) menguat karena data ketenagakerjaan AS yang kuat dan imbal hasil obligasi Pemerintah AS yang lebih tinggi.

Imbal hasil obligasi AS bertenor 10-tahun mencapai level tertinggi sejak 2007, mencapai 4,85% pada hari Rabu.

Lowongan Kerja JOLTS AS melebihi ekspektasi, berkontribusi pada kenaikan imbal hasil obligasi Pemerintah AS. Laporan tersebut mengungkapkan bahwa lowongan pekerjaan membaik ke 9,61 juta pada bulan Agustus dari sebelumnya 8,92 juta, melampaui ekspektasi pasar.

Selain itu, sikap hawkish The Fed akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi dalam jangka waktu lama memperkuat sentimen positif bagi Greenback.

Presiden Federal Reserve Cleveland Loretta Mester mengindikasikan kemungkinan mendukung kenaikan suku bunga pada pertemuan berikutnya jika kondisi ekonomi saat ini terus berlanjut. Di sisi lain, Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic memiliki sudut pandang sabar terhadap prospek kebijakan The Fed, dengan menyatakan bahwa tidak terburu-buru untuk menaikkan atau menurunkan suku bunga.

Pelaku pasar menantikan data ketenagakerjaan AS, dengan rilis laporan ADP pada hari Rabu dan Nonfarm Payrolls pada hari Jumat.

Di sisi Euro, Indeks Manufaktur Pembelian (IMP) HCOB Zona Euro yang optimis dapat memberikan sedikit dukungan untuk Euro. Laporan tersebut mengungkapkan bahwa IMP Komposit bulan September membaik ke 47,2 dari sebelumnya 47,1, yang diprakirakan akan tetap konsisten.

IMP Komposit Jerman menunjukkan 46,4, dibandingkan sebelumnya 46,2. IMP jasa membaik ke 50,3, melebihi konsensus pasar 49,8.

Zona Euro tampaknya mengadopsi pendekatan tunggu dan lihat terkait kenaikan suku bunga European Central Bank (ECB). Pernyataan terbaru dari para pejabat ECB menunjukkan situasi yang kompleks dalam keputusan utama untuk menangani inflasi.

Anggota Dewan Pengatur ECB Tuomas Välimäki mempertahankan pandangan optimis, menyatakan tidak ada prospek stagflasi di kawasan euro. Sebaliknya, Kepala Ekonom ECB Philip Lane mengakui diperlukan lebih banyak upaya untuk mencapai target inflasi, yang mencerminkan sikap yang lebih hati-hati.

Divergensi perspektif ini menyoroti kompleksitas dan ketidakpastian dalam gambaran ekonomi Zona Euro, yang berpotensi menjadi hambatan bagi Euro.

Indikator-indikator ekonomi mendatang, seperti Indeks Harga Produsen (IHP) dan Penjualan Ritel, kemungkinan akan memberikan wawasan tambahan mengenai prospek perekonomian Zona Euro. Sejumlah pidato dari para pejabat ECB dijadwalkan hari ini, dengan fokus utama pada pidato Presiden ECB Lagarde.

 

S&P Global/CIPS Composite PMI Inggris September di atas harapan 46.8: Aktual (48.5)

S&P Global/CIPS Composite PMI Inggris September di atas harapan 46.8: Aktual (48.5)
Mehr darüber lesen Previous

USD/JPY Masih Bisa Naik Lebih Tinggi – ING

Ada banyak spekulasi mengenai apakah otoritas Jepang melakukan intervensi kemarin sore dengan menjual USD/JPY. Para ekonom di ING menganalisis prospek
Mehr darüber lesen Next