USD/MXN Lanjutkan Kenaikan di Atas 17,7000, Fokus pada Keputusan Suku Bunga Banxico

  • USD/MXN terus menguat karena kehati-hatian pasar terhadap lintasan suku bunga The Fed.
  • Sikap hawkish The Fed memperkuat momentum bullish Dolar AS.
  • Imbal hasil obligasi pemerintah AS yang lebih tinggi mendukung Greenback yang solid.
  • Banxico diharapkan akan mempertahankan suku bunga saat ini di 11,25%.

USD/MXN melanjutkan kenaikan beruntun yang dimulai pada hari Senin, diperdagangkan lebih tinggi di sekitar 17,7110 selama sesi Asia pada hari Kamis. Pasangan ini mengalami dukungan ke atas karena penghindaran risiko, imbal hasil obligasi AS yang lebih tinggi, dan data ekonomi.

Indeks Dolar AS (DXY) melanjutkan kenaikannya di level tertinggi sejak Desember, berada di sekitar 106,70 saat berita ini ditulis. DXY didukung oleh data makroekonomi yang solid dari Amerika Serikat (AS). Penguatan Dolar AS (USD) disebabkan oleh kinerja positif imbal hasil obligasi pemerintah AS terkait dengan penutupan pemerintah AS yang akan datang.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun telah mencapai rekor tertinggi, yaitu 4,61% pada saat artikel ini ditulis.

Momentum bullish USD sedang diperkuat oleh komentar-komentar hawkish dari para anggota dewan Federal Reserve (Fed). Neel Kashkari, Presiden Federal Reserve Minneapolis, baru-baru ini membuat pernyataan yang mengindikasikan potensi kenaikan suku bunga lebih lanjut di masa depan.

Selain itu, Kashkari menyarankan bahwa opsi untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah pada level saat ini tetap terbuka, terutama jika potensi penurunan suku bunga ditunda lebih lanjut. Pernyataan-pernyataan dari para pejabat The Fed ini berkontribusi pada kenaikan Greenback.

Pada bulan Agustus, Pesanan Barang Tahan Lama AS pulih dengan kenaikan 0,2%, berbalik arah dari penurunan 5,6% di bulan sebelumnya. Kinerja ini melebihi ekspektasi pasar yang mengharapkan penurunan sebesar 0,5%.

Mengenai data Perubahan Persediaan Minyak Mentah EIA untuk pekan yang berakhir pada 22 September, menunjukkan penurunan dengan angka -2,17 juta barel, dibandingkan dengan angka sebelumnya -2,135 juta barel. Indeks ini diharapkan akan dirilis pada angka -0,32 juta barel.

Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador, telah mengakui kinerja efektif Bank of Mexico (Banxico) seiring dengan menurunnya tingkat inflasi. Namun, Presiden juga menekankan pentingnya Banxico untuk lebih fokus dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Jika tren penurunan inflasi terus berlanjut, Banxico mungkin akan mempertimbangkan untuk membuat perubahan pada kebijakan moneternya. Penyesuaian potensial ini dapat berdampak pada nilai Peso Meksiko terhadap Dolar AS.

Para pelaku pasar kemungkinan akan mengamati Tingkat Pengangguran Meksiko untuk bulan Agustus dan keputusan suku bunga Bank of Mexico (Banxico) pada hari Kamis. Dari AS, Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) Inti, ukuran inflasi konsumen yang lebih disukai oleh Fed akan diamati pada hari Jumat, yang diharapkan akan turun dari 4,2% menjadi 3,9%.

 

WTI Menguat ke Kisaran $94,00, Tertinggi Sejak Agustus 2022 di Tengah Tanda-tanda Ketatnya Pasokan

Harga minyak mentah West Texas Intermediary (WTI) melanjutkan pemulihan pekan ini dari sekitar pertengahan $88,00 dan naik lebih tinggi untuk 3 hari b
Devamını oku Previous

Dolar Australia Bertahan di Atas 0,6350 Setelah Penjualan Ritel yang Lemah

Dolar Australia (AUD) mencapai level terendah 10 bulan pada hari Rabu. Namun, pasangan AUD/USD bertahan setelah rilis data Penjualan Ritel Australia y
Devamını oku Next