EUR/USD Mengoreksi Penurunan Intraday di Dekat 1,0590, Menanti HICP Zona Euro dan PCE Inti AS
- EUR/USD berbalik ke arah 1.0600, pulih dari penurunan dalam perdagangan harian.
- Presiden ECB Christine Lagarde telah menekankan bahwa suku bunga akan tetap ketat selama diperlukan.
- Para investor bersikap hati-hati menjelang rilis data ekonomi yang akan datang, mencari tekanan inflasi di kedua negara.
- Imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun naik ke 4,56%, mendorong Dolar AS (USD).
EUR/USD memulihkan penurunan dalam perdagangan harian, diperdagangkan di sekitar 1,0590 selama sesi perdagangan Asia pada hari Selasa. Pasangan ini menghadapi tantangan meskipun ada komentar dari Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde yang menyatakan bahwa suku bunga akan tetap ketat untuk waktu yang lama.
Namun, Lagarde juga mencatat bahwa inflasi diharapkan akan tetap "terlalu tinggi untuk waktu yang lama." Namun, ECB menghadapi situasi yang sulit karena berusaha menyeimbangkan kebutuhan untuk mengatasi kenaikan inflasi tanpa berdampak buruk pada ekonomi domestik Zona Euro yang tidak merata. Tindakan penyeimbangan yang sulit ini kemungkinan berkontribusi pada tekanan turun pada Euro terhadap Dolar AS (USD).
Indeks Dolar AS (DXY) bertahan di dekat 106,00, meskipun mendekati level tertinggi sejak November. Dolar AS (USD) terus menunjukkan penguatan, sebagian didorong oleh kombinasi sentimen pasar yang berhati-hati dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun telah naik menjadi 4,55%, level yang belum pernah terlihat sejak Oktober 2007.
Ekspektasi kenaikan suku bunga yang lebih tinggi akan berlanjut untuk jangka waktu yang lama didasarkan pada ketahanan ekonomi AS. Terlebih lagi, Federal Reserve AS (Fed) mengisyaratkan kenaikan suku bunga lebih lanjut, jika perlu, memperkuat penguatan Dolar.
Peringatan Presiden AS Joe Biden dan seorang penasihat senior baru-baru ini tentang potensi konsekuensi penutupan pemerintah federal juga menambah kekhawatiran pasar. Mereka menyoroti kemungkinan kesulitan yang meluas yang dapat muncul dari penutupan, termasuk hilangnya tunjangan makanan untuk hampir 7 juta wanita dan anak-anak berpenghasilan rendah.
Meskipun ada kesepakatan sebelumnya antara Presiden Biden dan Ketua DPR Kevin McCarthy mengenai tingkat pengeluaran pemerintah, Dewan Perwakilan Rakyat yang dikuasai oleh Partai Republik mungkin akan mencoba meloloskan pemotongan anggaran yang signifikan pekan ini.
Pemangkasan yang diusulkan ini akan membutuhkan persetujuan dari Senat yang dikuasai Partai Demokrat, yang diharapkan akan menolaknya. Kegagalan untuk mencapai kesepakatan antara kedua majelis dapat mengakibatkan penutupan sebagian pemerintah pada hari Ahad berikutnya.
Para investor kemungkinan akan memantau rilis data ekonomi utama, termasuk pengukur inflasi pilihan Federal Reserve AS, Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) Inti, dan Indeks Harga Konsumen Diharmonisasi (HICP) Zona Euro, yang dijadwalkan pada hari Jumat.
Data-data ini diharapkan dapat memberikan wawasan penting mengenai tekanan inflasi di kedua negara dan dapat mempengaruhi keputusan perdagangan pada pasangan EUR/USD.