USD/CAD Tidak Membuat Kemajuan di Atas 1,3550, Memangkas Penurunan Baru-Baru ini, Fokus pada IHK AS
- USD/CAD diperdagangkan lebih tinggi setelah mengalami penurunan berturut-turut menjelang rilis data AS.
- Harga minyak mentah yang lebih tinggi memberikan dukungan kepada Dolar Kanada (CAD).
- Inflasi AS diprakirakan membaik; mendukung Dolar AS (USD).
USD/CAD diperdagangkan lebih tinggi di sekitar 1,3560 selama sesi Eropa pada hari ini, mencoba menghentikan penurunan tiga hari berturut-turutnya. Rebound Dolar AS (USD) membantu pasangan mata uang ini untuk mencatatkan kenaikan.
Western Texas Intermediate (WTI), harga minyak mentah terus menguat, diperdagangkan lebih tinggi di sekitar $88,70 per barel pada saat penulisan. Emas hitam bertahan di dekat tertinggi 10-bulan dan terus mendapat dukungan kuat karena kekhawatiran terhadap pengetatan pasokan global.
Situasi pengetatan pasokan ini diperparah oleh pengurangan pasokan yang lebih besar yang diumumkan oleh Arab Saudi dan Rusia, dua produsen minyak terbesar di dunia, selama sisa tahun 2023, yang terus meningkatkan harga minyak.
Harga minyak yang bullish memberikan dukungan kuat kepada Dolar Kanada (CAD) yang terkait dengan komoditas. Selain itu, kinerja Dolar AS (USD) yang lemah baru-baru ini bertindak sebagai penghambat bagi pasangan USD/CAD. Faktor-faktor ini secara kolektif berkontribusi pada kekuatan pasangan Loonie.
Indeks Dolar AS (DXY) memangkas penurunan beruntunnya, yang menilai kinerja Dolar AS (USD) melawan enam mata uang utama lainnya. Harga spot naik lebih tinggi di sekitar 104,80 karena membaiknya imbal hasil obligasi Pemerintah AS, ditambah dengan kehati-hatian pasar menjelang rilis data inflasi Amerika Serikat (AS).
Indeks Harga Konsumen (IHK) AS diprakirakan membaik 0,5% pada basis bulanan dari sebelumnya naik 0,2%. Selain itu, angka IHK Inti diprakirakan tetap stabil di 0,2%. Kenaikan inflasi dapat memperkuat sentimen hawkish yang ada di sekitar Federal Reserve (The Fed) AS.
Angka inflasi berpotensi memberikan pemahaman yang lebih tepat mengenai tren inflasi dalam perekonomian AS, dan dapat memberikan pengaruh besar terhadap sentimen pasar dan perdagangan terkait pasangan USD/CAD.
Pasar memprakirakan The Fed akan lebih memperketat kebijakan moneternya dengan mencoba menaikkan suku bunga lagi sebesar 25 basis poin hingga akhir tahun 2023. Selain itu, pembeli Greenback terhibur kemungkinan suku bunga tetap lebih tinggi untuk jangka waktu yang lama.