USD/RUB Bertahan di Atas 94,60, Pasar Berbalik Berhati-hati Menjelang Powell dari Fed
- USD/RUB bertahan di atas 94,70 di tengah permintaan USD.
- Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa anggota BRICS akan mempertimbangkan untuk mengalihkan perdagangan dari USD.
- Para pedagang akan mencermati Pidato Ketua Fed Jerome Powell.
Rubel Rusia (RUB) berada di sekitar 94,65, nilai terendah terhadap Dolar sejak Maret 2022. Pasar menjadi berhati-hati menjelang Pidato Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell di Simposium Jackson Hole pada hari ini. Sementara itu, Indeks Dolar AS (DXY) melonjak di atas angka 104,20.
Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan pada awal pekan ini bahwa hari-hari Dolar AS mendominasi perdagangan di antara negara-negara BRICS telah berakhir. Putin menambahkan bahwa para anggota akan mempertimbangkan untuk mengalihkan perdagangan dari Dolar AS ke mata uang nasional, dengan Bank Pembangunan Baru BRICS memainkan peran penting.
Meskipun begitu, anggaran Rusia berada di bawah tekanan akibat konflik Ukraina, dan bank sentral menaikkan suku bunga pekan lalu untuk menghentikan penurunan Rubel. Bank of Russia menaikkan suku bunga sebesar 350 basis poin (bp) menjadi 12%. Selain itu, Rusia telah meningkatkan target belanja militernya untuk tahun 2023 menjadi lebih dari $100 miliar, mewakili sepertiga dari seluruh belanja negara, karena meningkatnya biaya konflik Ukraina yang semakin membebani keuangan Moskow.
Dari sisi Dolar AS, Presiden Fed Boston Susan Collins mengatakan bahwa kenaikan suku bunga lebih lanjut masih mungkin terjadi dan bahwa mengirimkan sinyal yang kuat mengenai waktu penurunan suku bunga masih terlalu dini. Presiden Fed Philadelphia Patrick Harker menyatakan bahwa bank sentral mungkin telah melakukan cukup banyak hal dengan kebijakan moneter yang ketat. Dia juga mengatakan bahwa dia yakin The Fed akan tetap mempertahankan suku bunga stabil tahun ini, tetapi tahun depan akan tergantung pada data. Jika Ketua Fed Powell memberikan komentar yang hawkish pada Simposium Jackson Hole, hal ini dapat meningkatkan Greenback terhadap Rubel Rusia.
Selanjutnya, para pelaku pasar akan memantau Pidato Ketua Fed Jerome Powell. Acara ini dapat memberi petunjuk mengenai kebijakan moneter lebih lanjut dan memberi arah yang jelas untuk USD/RUB. Selain itu, berita utama seputar perang Rusia di Ukraina tetap menjadi fokus.