Keputusan Suku Bunga Federal Reserve: Kenaikan 25 bp Sudah Diprakirakan, Bagaimana Dengan September?

  • Federal Reserve secara luas diprakirakan akan menaikkan suku bunga kebijakannya sebesar 25 bp menjadi 5,25-5,50%.
  • The Fed kesulitan untuk meyakinkan pasar bahwa mereka akan menaikkan suku bunga setidaknya dua kali lagi tahun ini.
  • Valuasi Dolar AS dapat dipengaruhi secara signifikan oleh komentar Ketua The Fed Powell.

Federal Reserve (The Fed) diprakirakan akan menaikkan suku bunga kebijakannya sebesar 25 basis poin (bp) menjadi kisaran 5,25%-5,5% pada hari Rabu, 26 Juli pukul 18:00 GMT (Kamis, 01:00 WIB).

Menyusul rilis pernyataan kebijakan moneter, Ketua FOMC Jerome Powell akan mengomentari keputusan kebijakan dan menjawab pertanyaan dalam konferensi pers pasca pertemuan, mulai pukul 18:30 GMT (01:30 WIB).

Posisi pasar mengindikasikan bahwa kenaikan suku bunga 25 bp di bulan Juli sepenuhnya sudah diantisipasi. Namun, investor tidak begitu yakin apakah bank sentral AS akan menaikkan suku bunga kebijakan lagi sebelum akhir tahun, meskipun Ringkasan Proyeksi terbaru mengungkapkan bahwa mayoritas para pembuat kebijakan menganggap perlu untuk melakukannya.

Para analis di ANZ berpendapat bahwa suku bunga terminal dapat dicapai dengan kenaikan 25 bp di bulan Juli:

“Kami memprakirakan FOMC akan menaikkan suku bunga 25bp ketika minggu depan dengan membawa kisaran target fed funds menjadi 5,25-5,50%. Itu akan membuat suku bunga kebijakan sesuai dengan prakiraan suku bunga terminal kami.”

“Ada tanda-tanda inflasi inti moderat. Namun, besarnya tidak jelas sehingga sulit untuk menilai apakah akan secara berkelanjutan kembali ke 2%. Kondisi keuangan telah mereda, dan ketidakpastian menutupi kelambatan yang menyebabkan pengetatan The Fed bekerja."

Keputusan suku bunga Federal Reserve: Apa yang Perlu Diketahui di Pasar pada Rabu, 26 Juli

  • Indeks Dolar AS, yang melacak kinerja USD melawan sekeranjang enam mata uang utama, mengkonsolidasikan kenaikan baru-baru ini, bertahan di atas 101,00.
  • Imbal hasil obligasi Pemerintah AS bertenor 10 tahun mengawali pekan The Fed dengan pijakan yang kuat dan naik ke 3,9% sebelum stabil sedikit di bawah level tersebut pada hari Rabu.
  • Indeks utama Wall Street ditutup di wilayah positif pada hari Selasa. Indeks saham berjangka AS diperdagangkan sedikit lebih rendah menjelang pengumuman kebijakan The Fed, yang mencerminkan sikap hati-hati di pasar.
  • Pada hari Kamis, Biro Analisis Ekonomi AS akan merilis estimasi pertama pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal kedua. Ekonomi AS diprakirakan ekspansi pada tingkat tahunan 1,8% di kuartal kedua, menyusul pertumbuhan 2% yang tercatat di kuartal pertama.
  • European Central Bank (ECB) diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuan 25 bp pada hari Kamis.

Pelacak Pidato FOMC: Bias Hawkish Masih Ada

Para pejabat Federal Reserve memiliki bias hawkish yang relatif dalam pidato mereka antara pertemuan bulan Juni dan Juli. Setelah menghentikan sejenak kenaikan suku bunga selama bulan Juni, para pejabat The Fed membantu membentuk ekspektasi yang kuat kembalinya kenaikan suku bunga di bulan Juli dengan kosakata hawkish mereka, dengan beberapa di antaranya juga mengisyaratkan perlunya lebih dari satu kali kenaikan suku bunga. Ketua The Fed Jerome Powell aktif dengan empat penampilan kali ini, dua dalam kesaksian semi-tahunannya di Kongres AS, dan kemudian beberapa lagi di luar negeri dalam Forum ECB dan di Bank of Spain di Madrid, yang diselingi dengan pernyataan yang agak hawkish. Akan menarik untuk dilihat apakah para anggota dewan FOMC mempertahankan nada ini setelah pertemuan mereka pada hari Rabu.
}

Tanggal Pembicara Hasil Kutipan
16 Jun Waller* Dovish Semuanya tampak tenang dalam sistem perbankan AS
16 Juni Barkin Hawkish Suku bunga yang lebih tinggi dapat menciptakan risiko perlambatan yang lebih signifikan
20 Jun Cook* Hawkish Mendinginkan inflasi adalah misi utamanya
20 Jun Jefferson* Seimbang Tetap fokus untuk mengembalikan inflasi ke 2%
21 Juni Powell* Hawkish Mungkin masuk akal jika menaikkan suku bunga lebih tinggi, dengan laju yang lebih moderat
22 Juni Powell* Seimbang Akan tepat jika menaikkan suku bunga lagi tahun ini, mungkin dua kali lagi
22 Juni Bowman* Hawkish Kenaikan suku bunga tambahan diperlukan untuk mengendalikan inflasi
22 Juni Barkin Dovish Akan mendukung penurunan suku bunga jika ada keyakinan inflasi akan turun
23 Juni Daly Seimbang Dua kenaikan suku bunga lagi tahun ini merupakan proyeksi yang sangat masuk akal
28 Juni Powell* Seimbang Kami yakin akan ada lebih banyak pembatasan, didorong oleh pasar tenaga kerja
29 Juni Powell* Hawkish Mayoritas para pembuat kebijakan The Fed memprakirakan dua atau lebih kenaikan suku bunga pada akhir tahun
29 Jun Bostic Dovish Saya tidak melihat banyak urgensi untuk bertindak seperti yang dinyatakan oleh orang lain
5 Juli Williams* Hawkish Memperlambat kenaikan suku bunga masuk akal untuk saat ini
7 Juli Goolsbee* Dovish Pasar tenaga kerja jelas kuat namun mendingin
10 Juli Barr* Hawkish Kita telah membuat banyak kemajuan dalam hal inflasi
10 Juli Mester Hawkish Perlu pengetatan lebih lanjut untuk menurunkan inflasi
10 Juli Daly Seimbang Kita mungkin akan membutuhkan beberapa kenaikan suku bunga lagi tahun ini
12 Juli Kashkari* Hawkish Inflasi yang mengakar dapat mendorong kenaikan suku bunga lebih lanjut
12 Juli Barkin Hawkish Inflasi masih terlalu tinggi
13 Juli Waller* Hawkish Lapangan pekerjaan dan kekuatan ekonomi memberi ruang bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut
13 Juli Daly Hawkish Terlalu dini untuk mengatakan bahwa kita telah menyatakan kemenangan atas inflasi

*Anggota voting pada tahun 2023.

Penghitung Pidato FOMC

  TOTAL Anggota yang memiliki hak suara Anggota yang tidak memiliki hak suara
Hawkish 12 8 4
Seimbang 5 3 2
Dovish 4 2 2

Konten ini sebagian dibuat oleh model AI yang dilatih dengan beragam data.

Kapan Pertemuan The Fed dan Bagaimana Pengaruhnya Terhadap EUR/USD?

Federal Reserve dijadwalkan mengumumkan keputusan suku bunga dan merilis pernyataan kebijakan moneter pada hari Rabu, 26 Juli, pukul 18:00 GMT (Kamis, 01:00 WIB). Ini akan diikuti oleh konferensi pers pasca pertemuan FOMC pada pukul 18:30 GMT (01:30 WIB). Para investor memprakirakan The Fed akan menaikkan suku bunga kebijakan sebesar 25 bp namun tetap skeptis terhadap kenaikan suku bunga di akhir tahun ini.

Inflasi di AS, yang diukur dengan perubahan Indeks Harga Konsumen (IHK), turun ke 3% pada basis tahunan di bulan Juni dari 4% di bulan Mei, demikian laporan Biro Statistik Tenaga Kerja AS sebelumnya bulan ini. Inflasi IHK Inti, yang tidak termasuk harga-harga makanan dan energi yang volatil, turun ke 4,8% dari 5,3% pada periode yang sama. Pada basis bulanan, IHK dan IHK Inti naik 0,2% tetapi angka-angka ini meleset dari estimasi para analis.

Menyusul angka IHK yang lebih lemah dari prakiraan, pasar mengurangi taruhan The Fed hawkish dan probabilitas dua kenaikan suku bunga lagi tahun ini, menurut FedWatch Tool CME Group, turun ke 20% dari hampir 40% menjelang laporan inflasi bulan Juni.

Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak kinerja USD terhadap sekumpulan enam mata uang utama, berada di bawah tekanan bearish yang besar dan turun hampir 3% dalam dua minggu pertama di bulan Juli. Didukung oleh survei Klaim Pengangguran Awal dan IMP yang optimis, DXY berhasil rebound menjelang pertemuan kebijakan FOMC.

Karena kenaikan suku bunga 25 bp sudah diperhitungkan, petunjuk apa pun mengenai keputusan suku bunga di masa depan dapat mendorong valuasi USD. Jika pernyataan kebijakan menegaskan kembali kesediaan para pembuat kebijakan untuk menaikkan suku bunga lagi sebelum akhir tahun, USD dapat memperoleh kekuatan lebih lanjut. Di sisi lain, pengakuan atas pelemahan inflasi dan memburuknya prospek pertumbuhan dapat dilihat sebagai nada dovish dan memiliki efek sebaliknya pada mata uang.

Pratinjau kemungkinan reaksi pasar terhadap keputusan The Fed, "penurunan inflasi dan kekhawatiran terhadap pertumbuhan global memperkecil kemungkinan Powell memberi sinyal bahwa bar saat ini sudah tinggi untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut," kata Analis FXStreet, Yohay Elam, melanjutkan:
"Dia akan tetap bergantung pada data namun dengan beban pembuktian untuk bergeser ke hawkish. Dalam skenario seperti itu, Dolar AS akan turun tajam, sementara Emas dan saham akan berpesta. Rasa sakit harus menunggu."

Eren Sengezer, Analis Utama Sesi Eropa di FXStreet, membagikan pandangannya terhadap EUR/USD menjelang pertemuan The Fed yang sangat penting:

"Konfirmasi kenaikan suku bunga 25 bp lagi setelah kenaikan suku bunga bulan Juli dapat memaksa EUR/USD untuk tetap defensif. Terutama setelah data dari Jerman dan Zona Euro menyoroti hilangnya momentum dalam ekonomi Eropa, menghidupkan kembali kekhawatiran terhadap resesi, yang dapat menempatkan European Central Bank (ECB) dalam posisi sulit terkait pengetatan kebijakan lebih lanjut. Nada netral/dovish dari The Fed dapat merugikan USD dan membantu EUR/USD naik lebih tinggi, namun kelanjutan tren naik mungkin akan sulit didapat sebelum investor melihat apa yang akan dikatakan ECB pada hari Kamis."

Eren juga menguraikan perkembangan teknikal jangka pendek untuk pasangan mata uang ini:

"EUR/USD menghadapi support sementara di 1.1000 (level psikologis) sebelum 1,0950 (garis tren naik dari awal Juni). Jika pasangan mata uang ini menunjukkan penutupan harian di bawah level tersebut, 1.0900 (Simple Moving Average (SMA) 50-hari, SMA 100-hari) dapat diuji setelahnya."

"Untuk sisi atas, 1,1100 (level statis, level psikologis) sebagai resistance pertama sebelum 1,1200 (level psikologis) dan 1,1275 (tertinggi multi-tahun yang diraih pada 18 Juli). Perlu juga disebutkan bahwa indikator Relative Strength Index (RSI) pada grafik harian turun ke 50, mengindikasikan bahwa pasangan mata uang ini telah menyelesaikan koreksi ke bawah sebelum menentukan arah pergerakan selanjutnya."

Pratinjau PDB Kuartal Kedua AS: Angka yang Kuat dapat Bantu Dolar AS Dalam Dunia yang “Bergantung pada Data”

Biro Analisis Ekonomi AS (BEA) dijadwalkan untuk merilis estimasi pertama Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal kedua pada hari Kamis, 27 Juli pukul 12:
อ่านเพิ่มเติม Previous

Analisis Harga EUR/USD: Tidak Kesampingkan Pelemahan Lebih Lanjut

EUR/USD mementaskan rebound yang layak setelah mencapai titik terendah di sekitar 1,1020 di sesi sebelumnya pada hari Rabu. Mempertimbangkan aksi har
อ่านเพิ่มเติม Next