Dolar AS Memulai Pekan Dengan Menunjukkan Kenaikan

  • Dolar AS bergerak lebih tinggi setelah data inflasi PCE hari Jumat.
  • Fokus beralih ke data ISM AS sebelum pasar tutup lebih awal pada hari Senin dalam sesi yang dipersingkat.
  • Indeks Dolar AS melonjak kembali di atas 103,00, tepat di tengah kisaran satu bulan.

Dolar AS (USD) memulai pekan ini dengan sentimen yang baik setelah kinerjanya yang lesu pada hari Jumat menyusul angka-angka Belanja Konsumen Pribadi/Personal Consumer Expenditures (PCE) AS. Pasar masih yakin bahwa Federal Reverse AS dan Ketuanya Jerome Powell hanya akan memberikan satu kenaikan suku bunga dan selesai dengan siklus pengetatannya, bahkan ketika dia mengatakan beberapa kali minggu lalu bahwa The Fed berkomitmen untuk melakukan setidaknya dua kenaikan suku bunga. Pada hari Senin, Greenback naik lagi melawan sebagian besar mata uang setelah koreksi kuat di balik angka PCE pada hari Jumat.

Senin menampilkan hari perdagangan yang sangat singkat ke depan karena para pedagang akan menuju hari libur nasional AS 4 Juli. Perdagangan obligasi dan New York Stock Exchange (NYSE) akan ditutup pada pukul 17:00 GMT (00:00 WIB) dan akan tetap ditutup pada hari Selasa. Ini berarti kalender ekonomi reguler sangat padat menjelang akhir minggu dengan laporan Ketenagakerjaan AS (NFP) pada hari Jumat. Pada hari Senin, sekumpulan data dari Institute for Supply Management (ISM) dengan fokus pada sektor Manufaktur akan dirilis pada pukul 14:00 GMT (21:00 WIB), rinciannya adalah Indeks Manajer Pembelian (IMP) dan Harga yang Dibayar, Pesanan Baru, dan Subindeks Ketenagakerjaan.

Intisari Harian: Dolar AS Lebih Kuat di Hari Perdagangan yang Pendek

  • Menteri Keuangan AS Janet Yellen dijadwalkan berangkat ke Tiongkok pada 6-9 Juli untuk mendukung dan membangun kepercayaan dan kolaborasi antara kedua negara.
  • Data Indeks Manajer Pembelian (IMP) Manufaktur S&P Global untuk bulan Juni akan dirilis pada pukul 13:45 GMT (20:45 WIB). IMP diprakirakan tidak berubah dari laporan pendahuluan di 46,3.
  • Angka-angka Manufaktur ISM akan dipublikasikan pada pukul 14:00 GMT (21:00 WIB). IMP utama diprakirakan di 47,2 dari 46,9. Indeks Pesanan Baru juga diprakirakan naik, dari 42,6 ke 44,0.
  • Ekuitas hijau di Asia. Hang Seng melonjak lebih dari 2% mendekati bel penutupan, sementara Jepang sudah ditutup naik 1,41% pada hari Senin. Saham-saham Eropa berada di bawah sedikit tekanan setelah Apple mengeluarkan peringatan bahwa mereka perlu memangkas model-model prakiraan produksi Headset Vision Pro karena beberapa masalah produksi. Ekuitas Futures AS merah dalam indeks Dow Jones dan S&P 500.
  • FedWatch Tool CME Group menunjukkan bahwa pasar menilai peluang 87,4% kenaikan suku bunga 25 basis poin (bp) pada 26 Juli. Dislokasi antara ekspektasi pasar dan apa yang telah dikomunikasikan The Fed terkait jumlah kenaikan suku bunga masih bertahan dan dapat memicu penguatan Dolar AS begitu pasar mencapai titik realisasinya.
  • Imbal hasil obligasi Pemerintah AS 10-tahun diperdagangkan di 3,83% dan tidak benar-benar membuat gelombang besar pada hari Senin. Biasanya ini akan menjadi sesi stabil untuk Imbal hasil obligasi Pemerintah AS karena perdagangan obligasi akan terhenti lebih awal karena libur Nasional AS pada hari Selasa.

Analisis Teknis Indeks Dolar AS: USD Setengah Jalan untuk Kembali ke Titik Awal Jumat

Dolar AS kembali hijau karena para pedagang kembali ke Greenback, yang sudah setengah jalan memangkas penurunan Jumat. Indeks Dolar AS (DXY) telah merebut kembali 103,00 yang merupakan angka besar dan level psikologis. Dalam hal penentuan posisi, seharusnya bukan suatu kebetulan DXY berada di tengah kisaran satu bulan dan mungkin bertahan di sekitar titik tersebut dalam pola tunggu dan tahan sebelum memilih sisi di balik laporan tenaga kerja AS (NFP) pada hari Jumat.

Di sisi atas, 103,54 sebagai level resistance penting berikutnya yang sejalan dengan tertinggi minggu lalu. Simple Moving Average (SMA) 200-hari di 104,94 masih cukup jauh. Jadi level perantara yang harus dicari adalah level psikologis di 104,00 dan puncak 31 Mei di 104,70.

Untuk sisi bawah, SMA 55-hari di dekat 102,72 telah membuktikan kepentingannya karena jelas mendukung aksi harga pada hari Jumat dengan memicu perubahan haluan setelah Greenback melemah. Di bawahnya, 102,50 akan sangat penting untuk dipertahankan dari sudut pandang psikologis. Jika DXY tergelincir di bawah 102,50, pelemahan lebih lanjut diprakirakan terjadi dengan penurunan penuh ke 102,00 dan pengujian ulang terendah Juni di 101,92.

Bagaimana Dampak Kebijakan The Fed Terhadap Dolar AS?

Bank Sentral AS (Federal Reserve) memiliki dua mandat: menciptakan lapangan kerja maksimum dan stabilitas harga. The Fed menggunakan suku bunga sebagai alat utama untuk mencapai tujuan-tujuannya, namun harus menemukan keseimbangan yang tepat. Jika The Fed mengkhawatirkan inflasi, maka mereka akan mengetatkan kebijakannya dengan menaikkan suku bunga untuk meningkatkan biaya pinjaman dan mendorong tabungan. Dalam skenario ini, Dolar AS (USD) kemungkinan akan menguat karena jumlah uang beredar berkurang. Di sisi lain, The Fed dapat memutuskan untuk melonggarkan kebijakannya melalui penurunan suku bunga jika mereka khawatir terhadap meningkatnya tingkat pengangguran akibat perlambatan aktivitas ekonomi. Suku bunga yang lebih rendah kemungkinan akan menyebabkan pertumbuhan investasi dan memungkinkan perusahaan-perusahaan untuk mempekerjakan lebih banyak orang. Dalam skenario ini, USD diprakirakan akan kehilangan nilainya.

The Fed juga menggunakan pengetatan kuantitatif/quantitative tightening (QT) atau pelonggaran kuantitatif/quantitative easing (QE) untuk menyesuaikan besaran neraca keuangannya dan mengarahkan ekonomi ke arah yang diinginkan. QE mengacu pada pembelian aset oleh The Fed, seperti obligasi pemerintah, di pasar terbuka untuk memacu pertumbuhan dan QT adalah kebalikannya. QE secara luas dilihat sebagai tindakan kebijakan bank sentral yang negatif untuk USD dan sebaliknya.

GBP/CHF: Lanjutkan Tren Naik Jika Menembus 1,1500/1,1580 – SocGen

GBP/CHF mengalami rebound berbentuk V dari terendah 1,0185 yang terbentuk pada September 2022. Gelombang pertama pergerakan ke atas menemukan resistan
Leer más Previous

Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Kemungkinan Tidak Akan Menikmati Kenaikan Besar untuk Sementara Waktu – TDS

Para ekonom di TD Securities menganalisa outlook Emas setelah data Core PCE AS mengangkat logam kuning ini. Risiko Penurunan ke MA 200 Hari Berkurang
Leer más Next