USD/CHF Berayun-ayun di Dekat 0,9000 Jelang Penjualan Ritel Swiss, Petunjuk Inflasi Favorit The Fed

  • USD/CHF mendorong kenaikan dua hari beruntun menjelang data penting Swiss dan AS.
  • Sentimen pasar tetap tidak pasti karena para trader berjuang di tengah spekulasi hawkish The Fed dan optimisme yang dipimpin oleh data AS.
  • Maechler dari SNB mendukung suku bunga yang lebih tinggi namun para pengambil kebijakan The Fed mencuri perhatian.
  • Penjualan Ritel Swiss dan Indeks Harga PCE Inti AS akan sangat penting untuk arah dalam perdagangan harian.

USD/CHF masih lesu di sekitar puncak mingguan, baru-baru ini membuat pergerakan ke 0,8995-9000, karena para pedagang menunggu data penting Swiss dan AS di tengah hari Jumat. Yang juga mungkin mendorong pasangan Swiss Franc (CHF) adalah bias hawkish dari pejabat Swiss National Bank (SNB) dan Federal Reserve (The Fed), dan juga data AS yang optimis.

Meskipun tidak ada pembaruan besar dari Swiss pada hari Kamis, pidato hawkish pada hari Rabu dari anggota Dewan Gubernur SNB Andrea Maechler mendorong kenaikan USD/CHF di puncak mingguan. "Inflasi Swiss berbasis luas dan lebih gigih daripada yang diantisipasi," kata Maechler dari SNB.

Di sisi lain, Ketua The Fed Jerome Powell berbicara pada Konferensi Keempat tentang Stabilitas Keuangan yang diselenggarakan oleh Bank of Spain, di Madrid, seraya mengatakan, "Mayoritas pembuat kebijakan The Fed memprakirakan dua atau lebih kenaikan suku bunga pada akhir tahun ini." Selain itu, Presiden Federal Reserve Atlanta Raphael Bostic mengatakan kepada wartawan terkait kenaikan suku bunga di masa depan, seperti yang dilaporkan oleh Reuters, bahwa ia tidak melihat urgensi untuk bergerak seperti yang dinyatakan oleh orang lain, termasuk Ketua Jerome Powell. Namun, pengambil kebijakan tersesbut baru-baru ini berbalik arah dengan mengatakan, "Saya pikir sudah jelas bahwa inflasi telah turun drastis."

Perlu dicatat bahwa data AS sebagian besar optimis dan membantu kenaikan USD/CHF. Pada hari Kamis, Produk Domestik Bruto (PDB) AS yang disetahunkan, sebagian besar dikenal sebagai PDB Riil, tumbuh pada tingkat 2,0% untuk kuartal pertama (Q1) 2023 versus estimasi awal 1,3%. Lebih lanjut, Klaim Pengangguran Awal Mingguan AS merosot menjadi 239 ribu untuk minggu yang berakhir pada 23 Juni dibandingkan dengan 265 ribu yang diharapkan dan direvisi sebelumnya. Namun, Harga Personal Consumption Expenditure (PCE) untuk Kuartal 1 2023 turun ke 4,1% QoQ dari 4,2% yang diperkirakan dan sebelumnya sedangkan Penjualan Rumah Tertunda merosot menjadi -2,7% MoM untuk bulan Mei dibandingkan dengan 0,2% yang diprakirakan dan -0,4% sebelumnya (direvisi).

Di tengah-tengah permainan ini, indeks-indeks Wall Street ditutup positif tetapi imbal hasil obligasi Treasury AS bertenor 10 tahun dan dua tahun juga menguat sementara Indeks Dolar AS (DXY) memperbarui puncak mingguannya sebelum turun ke 103,40. Perlu dicatat bahwa Kontrak Berjangka S&P500 mencetak kenaikan tipis pada saat berita ini diturunkan.

Ke depan, Penjualan Ritel Riil Swiss untuk bulan Mei, diperkirakan -2,5% YoY versus -3,7% sebelumnya, akan memberikan petunjuk langsung menjelang dan pengukur inflasi favorit Federal Reserve (The Fed), yaitu Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) Inti AS untuk bulan Mei. Meskipun demikian, Indeks Harga PCE Inti AS kemungkinan akan tetap statis pada 0,4% MoM dan 4,7% YoY, yang pada gilirannya dapat memungkinkan The Fed untuk mempertahankan bias hawkish dan mendorong USD/CHF.

Analisis Teknis

Penutupan harian pertama di luar MA-50, sekitar 0,8980 pada saat berita ini ditulis, dalam 12 hari terakhir membuat para pembeli USD/CHF mengarah ke garis resistance bulanan, baru-baru ini di sekitar 0,9040.

 

USD/JPY Bertahan Stabil di Dekat Tertinggi Multi-Bulan karena Pedagang Tunggu Indeks Harga PCE AS

Pasangan USD/JPY diperdagangkan dengan bias positif ringan selama sesi Asia pada hari Jumat dan saat ini berada di sekitar area 144,80-144,85, atau le
Đọc thêm Previous

PBOC Tetapkan Kurs Tengah USD/CNY pada 7,2258 versus 7,2208 Sebelumnya

People's Bank of China (PBoC) menetapkan kurs tengah USD/CNY pada 7,2258 di hari Jumat, dibandingkan dengan penetapan sebelumnya di 7,2208 dan ekspekt
Đọc thêm Next