GBP/JPY Terkoreksi Mendekati 183,00 karena Fokus Beralih ke Pidato BoE Bailey
- GBP/JPY telah terkoreksi mendekati 183,00 karena para investor menunggu pidato dari BoE Bailey.
- Panduan suku bunga yang hawkish diantisipasi dari Andrew Bailey karena inflasi Inggris di bulan Mei ternyata sangat tinggi.
- Pelemahan yang lebih luas pada Yen Jepang telah mendorong peluang intervensi diam-diam.
Pasangan GBP/JPY telah menunjukkan pergerakan korektif mendekati 183,00 di awal sesi London. Pasangan ini telah menunjukkan koreksi setelah membukukan level tertinggi baru tujuh tahun di 183,76. Tekanan jual pada pasangan mata uang ini terjadi karena investor menunggu pidato dari Gubernur Bank of England (BoE) Andrew Bailey, yang dijadwalkan pada pukul 13:30 GMT (20:30 WIB).
Panduan suku bunga yang hawkish secara luas diantisipasi oleh Andrew Bailey karena tekanan inflasi di Inggris ternyata sangat persisten. Indeks Harga Konsumen (IHK) mendarat lebih tinggi dari ekspektasi karena lemahnya harga bensin diimbangi oleh inflasi makanan yang stabil dan kenaikan harga barang dan jasa rekreasi, perjalanan udara, dan mobil bekas. IHK inti yang tidak termasuk harga minyak dan makanan yang bergejolak mencetak level tertinggi baru sebesar 7,1%, yang membuat BoE Bailey dan PM Inggris Rishi Sunak.
Mempertimbangkan fakta bahwa kebijakan moneter yang ketat oleh bank sentral gagal untuk menutup inflasi Inggris yang membandel, Menkeu Inggris Jeremy Hunt melihat lebih dari sekedar langkah-langkah kuantitatif dan berdiskusi dengan regulator industri tentang pembatasan margin keuntungan. Selain itu, pemotongan upah di sektor publik juga sedang dipertimbangkan.
Dari Tokyo, pelemahan yang lebih luas pada Yen Jepang telah mendorong kemungkinan intervensi diam-diam oleh Bank of Japan (BoJ). Menteri Keuangan Jepang Shunichi Suzuki mengatakan bahwa ia "akan merespon dengan tepat jika pergerakan mata uang asing menjadi berlebihan."
Selain itu, pidato dari Gubernur BoJ Kazuo Ueda juga akan sangat diperhatikan. Para investor akan mengawasi komentar mengenai perubahan pada Yield Curve Control (YCC) dan keluar dari kebijakan ultra-dovish.