NZD/USD Dekati Terendah Harian di Sekitar Pertengahan 0,6100-an, USD yang Lebih Lemah Bantu Batasi Pelemahan

  • NZD/USD bergerak lebih rendah selama sesi Asia, meskipun sisi negatifnya tampak terbatas.
  • Memburuknya hubungan AS-Tiongkok ternyata menjadi faktor kunci yang membebani Kiwi.
  • Sentimen pasar yang optimis membuat para pembeli USD tetap bertahan dan memberikan dukungan.

Pasangan NZD/USD melanjutkan penurunan akibat penolakan semalam dari level 0,6200 dan tetap berada di bawah tekanan jual selama sesi Asia hari Rabu. Harga spot ini turun ke level terendah harian baru dalam satu jam terakhir dan saat ini diperdagangkan di sekitar pertengahan 0,6100-an, turun 0,15% untuk hari ini.

Laporan bahwa pemerintahan Biden sedang mempertimbangkan pembatasan baru pada ekspor chip kecerdasan buatan ke Tiongkok memicu kekhawatiran terhadap memburuknya hubungan antara dua negara dengan perekonomian terbesar di dunia ini. Hal tersebut, pada gilirannya, dipandang sebagai faktor kunci yang mendorong arus keluar dari mata uang antipodean, termasuk Kiwi. Dolar AS (USD), di sisi lain, tetap bertahan untuk hari ketiga berturut-turut dan mungkin membatasi penurunan untuk pasangan NZD/USD, setidaknya untuk saat ini.

Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang mengatakan kepada para delegasi di Forum Ekonomi Dunia di Tianjin pada hari Selasa bahwa pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua akan lebih tinggi daripada kuartal pertama dan diprakirakan akan mencapai target proyeksi tahunan sekitar 5%. Selain itu, data makro AS yang optimis membantu meredakan kekhawatiran akan penurunan ekonomi global dan meningkatkan kepercayaan diri para investor. Hal ini menyebabkan pergerakan positif semalam di pasar ekuitas AS dan memberikan sedikit tekanan ke bawah pada safe-haven Greenback.

Meskipun demikian, pandangan hawkish Federal Reserve (The Fed) dapat terus menjadi pendorong bagi USD dan mendukung prospek pergerakan pelemahan pasangan NZD/USD lebih lanjut dalam perdagangan harian. Faktanya, The Fed pada awal bulan ini mengisyaratkan bahwa biaya pinjaman mungkin masih perlu naik sebanyak 50 bp pada akhir tahun ini. Selain itu, pasar telah sepenuhnya memperhitungkan kenaikan suku bunga sebesar 25 bp pada pertemuan FOMC bulan Juli, yang terus memberikan dukungan pada imbal hasil obligasi pemerintah AS dan USD.

Oleh karena itu, fokus akan tetap tertuju pada komentar-komentar Ketua The Fed Jerome Powell selama diskusi panel di ECB Forum on Central Banking di Sintra pada hari Rabu dan Kamis. Para investor akan mencari petunjuk terkait langkah kenaikan suku bunga The Fed di masa depan, yang pada gilirannya akan mendorong permintaan USD dan memberikan dorongan yang berarti bagi pasangan NZD/USD. Perhatian pasar kemudian akan beralih ke rilis pengukur inflasi pilihan The Fed – Indeks Harga PCE Inti AS pada hari Jumat.

Kapan Data Inflasi Australia Dirilis dan Bagaimana Pengaruhnya terhadap AUD/USD?

Indeks Harga Konsumen (IHK) Bulanan Australia untuk bulan Mei, yang dijadwalkan akan dirilis pada Rabu dini hari sekitar pukul 01:30 GMT/08:30 WIB, me
Đọc thêm Previous

Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Pulih di Atas $1.900, Pantau Pidato Ketua Fed Powell dan Gubernur Bank Sentral

Harga Emas (XAU/USD) mendapatkan kembali momentum kenaikan, setelah menghentikan kenaikan dua hari beruntun pada hari sebelumnya, karena pasar bersiap
Đọc thêm Next