GBP/USD Lanjutkan Perrforma Sideways di Bawah 1,2500 karena Indeks USD Mempertahankan Penurunan

  • GBP/USD menunjukkan performa yang kurang bersemangat di bawah 1,2500 di tengah ketiadaan pemicu kritis.
  • Sentimen pasar positif karena kekhawatiran akan bencana gagal bayar AS telah berkurang tajam.
  • Janji UK Hunt menurunkan pajak yang lebih tinggi untuk mengurangi tekanan inflasi rumah tangga yang lebih tinggi dapat mendorong permintaan ritel.

Pasangan GBP/USD menampilkan aksi bolak-balik di bawah resistensi psikologis 1,2500 di sesi Tokyo. Cable gagal untuk memberikan aksi yang menentukan di tengah ketiadaan pemicu kritis. Indeks USD berusaha untuk mempertahankan sisi negatifnya di dekat 1,2480, namun, penurunannya terlihat lebih disukai karena Gedung Putih telah setuju untuk menaikkan batas pinjaman AS sebagai biaya dari inisiatif pengeluaran Presiden.

S&P500 berjangka menunjukkan kerugian nominal di Asia setelah kenaikan pada hari Rabu. Sentimen pasar positif karena kekhawatiran akan bencana gagal bayar AS telah berkurang tajam. Indeks Dolar AS (DXY) bergerak dalam kisaran sempit di sekitar 102,81. Perkembangan positif lebih lanjut untuk persetujuan kenaikan plafon utang AS akan menambah tekanan pada Indeks USD karena kenaikan yang lebih tinggi pada Dolar AS dalam perekonomian akan mengurangi daya tariknya.

Selain itu, meningkatnya ekspektasi untuk jeda kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed) memberikan tekanan pada indeks USD. Namun, suku bunga saat ini di 5,00-5,25% akan tetap bertahan hingga akhir 2023, menurut sebuah jajak pendapat oleh Reuters.

Sementara itu, para pembuat kebijakan Bank of England (BoE) masih berada di bawah tekanan untuk menurunkan inflasi Inggris yang membandel. Gubernur BoE Andre Bailey mengatakan pada hari Rabu bahwa keketatan di pasar tenaga kerja Inggris mereda dengan laju yang lebih lambat dari yang kami harapkan di bulan Februari. Hal ini akan mengurangi tekanan dari inflasi Inggris yang mencapai dua digit saat ini.

Berlawanan dengan itu, janji Menteri Keuangan Inggris Jeremy Hunt menurunkan pajak yang lebih tinggi untuk mengurangi tekanan inflasi rumah tangga yang lebih tinggi dapat mendorong permintaan ritel.

 

Analisis Harga USD/JPY: Pasangan Yen Mundur dari Resistensi Lima Bulan ke Pertengahan 137.00-an

Bulls USD/JPY beristirahat sejenak di sekitar 137,50, level tertinggi dalam dua pekan, karena sentimen pasar berkurang selama awal hari Kamis di Eropa
Baca lagi Previous

Berita Harga USD/INR: Menghadapi Beberapa Tekanan di Atas 82,50 Seiring dengan Membaiknya Sentimen Pasar

Pasangan USD/INR telah merasakan beberapa tekanan jual di sekitar 82,40 di sesi Asia. Aset ini telah menghadapi barikade karena Indeks Dolar AS (DXY)
Baca lagi Next