S&P 500 Futures Perbarui Tertinggi Tiga Minggu, Imbal Hasil Turun Jelang Inflasi AS dan Uni Eropa

  • Selera risko tetap lebih kuat karena pasar mengantisipasi pelonggaran inflasi yang akan mendorong kenaikan suku bunga The Fed.
  • Optimisme mengenai sektor perbankan dan data AS yang beragam menggantikan dorongan para pejabat Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga.
  • Kontrak Berjangka S&P 500 mencetak kenaikan tiga hari beruntun untuk memperbarui kembali puncak beberapa hari, imbal hasil obligasi tetap terkoreksi.
  • HICP Zona Euro dan Indeks Harga PCE Inti AS akan menjadi penting untuk dorongan baru.

Sentimen pasar tetap kuat karena para pedagang memamerkan kekuatan untuk hari Jumat yang pentin ini, yang terdiri dari petunjuk inflasi utama dari Zona Euro dan AS. Yang semakin memperkuat pada optimisme pasar yang berhati-hati adalah meredanya pertaruhan hawkish The Fed baru-baru ini dan data AS yang beragam, tidak lupa penolakan para pengambil kebijakan terhadap krisis perbankan.

Sementara yang menggambarkan sentimen, Kontrak Berjangka S&P 500 memperbarui kembali level tertinggi tiga minggu di dekat 4.095, naik selama tiga hari berturut-turut, karena mengikuti sentimen optimis Wall Street. Meskipun demikian, imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun naik dua basis poin (bp) ke 3,57%, sementara obligasi bertenor dua tahun naik lebih tinggi ke 4,13% selama tren naik lima hari.

Ketua Federal Reserve Jerome Powell bergabung dengan tiga Pejabat The Fed lainnya untuk mendukung kenaikan suku bunga lebih lanjut pada hari Kamis, dengan alasan perlunya menjinakkan kesengsaraan inflasi. Namun, data AS yang beragam menimbulkan keraguan tentang retorika hawkish para pengambil kebijakan The Fed dan lebih terkonsentrasi pada penolakan mereka terhadap kesengsaraan krisis perbankan untuk mengurangi pertaruhan kenaikan suku bunga sebesar 0,25% pada pertemuan kebijakan Moneter Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) berikutnya, pada bulan Mei.

Tidak hanya para gubernur bank sentral dari AS, namun juga para pejabat Bank Sentral Eropa (ECB), Bank of England (BoE), dan Swiss National Bank (SNB) baru-baru ini juga menolak kekhawatiran akan krisis perbankan.

Akibatnya, FedWatch Tool CME menunjukkan peluang hampir 50% untuk kenaikan suku bunga sebesar 0,25% pada pertemuan The Fed bulan Mei, dibandingkan 60% pada hari sebelumnya.

Perlu dicatat bahwa data aktivitas Tiongkok yang optimis dan angka-angka AS yang lebih lembut juga mendorong sentimen risk-on. Meskipun demikian, IMP Manufaktur NBS Tiongkok naik ke 51,9 dibandingkan 51,5 yang diharapkan dan 52,6 sebelumnya, sementara IMP Non-Manufaktur melonjak ke 58,2 dari 56,3 sebelumnya. Sejalan dengan hal tersebut, Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang menyampaikan sejumlah komentar dengan mengatakan bahwa situasi ekonomi di bulan Maret lebih baik daripada bulan Januari dan Februari.

Di sisi lain, pembacaan akhir Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal keempat (Q4) AS, juga dikenal sebagai PDB Riil, menandai angka pertumbuhan tahunan yang mudah sebesar 2,6% versus 2,7% perkiraan sebelumnya. Perlu dicatat bahwa Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) Q4 sesuai dengan 3,7% prakiraan QoQ dan sebelumnya, sementara angka PCE Inti tumbuh ke 4,4% QoQ versus 4,3% prakiraan dan sebelumnya. Selanjutnya, Klaim Tunjangan Pengangguran Awal Mingguan naik menjadi 198 Ribu untuk minggu yang berakhir pada 25 Maret versus 191 Ribu sebelumnya dan 196 Ribu prakiraan pasar.

Ke depan, Indeks Harmonisasi Harga Konsumen (HICP) Zona Euro untuk bulan Maret dan Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) Inti Amerika Serikat untuk bulan Februari harus diawasi secara ketat untuk mendapatkan petunjuk arah yang jelas.

Baca juga: Forex Hari Ini: DXY di Bawah Tekanan di Tengah Minat terhadap Risiko; Fokus Beralih ke Data Inflasi AS

USD/CNH Anjlok di Bawah 6,8500 karena IMP Tiongkok yang Lebih Kuat Jelang Data Inflasi Favorit The Fed

USD/CNH memperbarui level terendah mingguan di dekat 6,8440 pada awal hari Jumat, turun untuk hari kedua berturut-turut di tengah pelemahan Dolar AS y
مزید پڑھیں Previous

Analisis Harga USD/MXN: Doji Dorong Penjual di Terendah Tiga Minggu di Sekitar 18,00

USD/MXN melakukan pemulihan di dekat 18,10, setelah memperbarui level terendah tiga minggu, pada hari Jumat pagi. Dengan demikian, pasangan Peso Meksi
مزید پڑھیں Next