Calon Deputi Gubernur BoJ Uchida, Himino Berjuang Pertahankan Bias Dovish, USD/JPY Tergelincir di Bawah 135,00
Calon Deputi Gubernur Bank of Japan (BoJ) yang diajukan oleh pemerintah Jepang, yaitu Shinichi Uchida dan Ryozo Himino, baru-baru ini mendorong garis makro dengan pandangan kebijakan moneter yang lebih longgar. Berikut komentar dari Calon Gubernur BoJ, Kazuo Ueda.
Komentar Utama dari Uchida
Ketidakpastian mengenai ekonomi Jepang sangat tinggi.
Inflasi meningkat tajam melebihi target BoJ, namun hal ini sebagian besar disebabkan oleh perusahaan-perusahaan yang membebankan biaya impor yang lebih tinggi kepada rumah tangga.
BoJ harus mendukung perekonomian Jepang dengan mempertahankan kebijakan ultra-mudah.
Salah jika mengubah kebijakan moneter hanya untuk mengatasi efek samping.
Pendekatan yang tepat adalah dengan mencari cara untuk mengurangi efek samping dan secara efektif mempertahankan kebijakan saat ini.
Kami melihat beberapa efek samping pada lembaga keuangan, namun manfaat dari kebijakan saat ini melebihi biayanya.
Akan memandu kebijakan secara fleksibel, berusaha untuk mencapai target inflasi 2% secara berkelanjutan dan stabil disertai dengan kenaikan upah.
Lonjakan inflasi konsumen memukul rumah tangga, terutama rumah tangga berpenghasilan rendah.
Calon Deputi Gubernur BoJ, Himio berbicara
Penting untuk melakukan kebijakan ekonomi secara fleksibel.
Kebijakan moneter saat ini sudah tepat.
Harus menargetkan kenaikan upah secara struktural.
Baca juga: Analisa Harga USD/JPY: Bergerak di Dalam Batas HMA Utama di Bawah 135,00 pada Isyarat BoJ