Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Tunjukkan Tekanan Volatilitas di Bawah $1.840 Jelang Risalah Rapat FOMC

  • Harga emas telah naik di atas $1.840,00 karena Indeks USD mengalami koreksi kecil.
  • Investor akan mencari isyarat yang akan memberikan petunjuk mengenai suku bunga dan proyeksi inflasi dari risalah rapat FOMC.
  • Harga emas diperdagangkan dalam pola grafik Symmetrical Triangle yang mengindikasikan kontraksi volatilitas tipis.

Harga emas (XAU/USD) telah mencoba menembus di atas $1,838.00 meskipun terdapat kecemasan di antara para pelaku pasar menjelang rilis risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC). Logam mulia ini secara luas menunjukkan kontraksi volatilitas karena para investor menahan diri sehingga tidak mengambil posisi agresif menjelang rilis risalah rapat FOMC.

Beberapa keuntungan telah dicetak oleh Kontrak berjangka S&P500 setelah indeks menyelam pada hari Selasa di tengah kekhawatiran bahwa kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) tidak cukup ketat untuk menjinakkan inflasi yang membandel. Namun, para pelaku pasar masih perlu berhati-hati karena sentimen pasar secara keseluruhan agak menghindari risiko.

Indeks Dolar AS (DXY) mencoba untuk pulih setelah koreksi ringan mendekati 103,70. Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS terkoreksi tipis. Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun telah turun di bawah 3,95%, namun, sisi positifnya terlihat di tengah-tengah spekulasi sikap hawkish The Fed.

Para investor mengalihkan fokus mereka sepenuhnya ke rilis risalah rapat FOMC, yang akan memberikan penjelasan rinci mengenai kenaikan suku bunga sebesar 25 bp pada pertemuan kebijakan moneter Februari. Selain itu, investor akan mencari isyarat yang akan memberikan panduan mengenai proyeksi suku bunga dan inflasi untuk jangka menengah dan jangka panjang.

Analisis Teknikal Emas

Harga emas diperdagangkan dalam pola grafik Symmetrical Triangle yang mengindikasikan kontraksi volatilitas tipis pada skala per jam. Garis tren miring ke bawah dari pola grafik yang disebutkan di atas ditempatkan dari level tertinggi 20 Februari di $1.847,59, sedangkan garis tren miring ke atas ditempatkan dari level terendah 17 Februari di $1.818,93.

Exponential Moving Average (EMA) 20 periode di $1,836.33 tumpang tindih dengan harga aset ini, yang mengindikasikan keraguan dalam sentimen para pelaku pasar.

Sementara itu, Relative Strength Index (RSI) (14) berosilasi di 40,00-60,00, yang menandakan kinerja yang kurang bersemangat di masa mendatang.

Grafik Emas Per Jam

Grafik Emas Per Jam

 

Analisis Harga GBP/USD: Pembeli Pantau Pertempuran Lain dengan Rintangan 50-DMA di Dekat Pertengahan 1,2100-an

GBP/USD bertahan pada kenaikan ringan di sekitar 1,2130, naik sebesar 0,20% dalam perdagangan harian, karena para pembeli menyerang resistance 50-DMA
Leer más Previous

Orr, RBNZ: Kami Masih Memprediksi Resesi selama Periode 9-12 Bulan

Gubernur Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) Adrian Orr berbicara pada konferensi pers pascarapat kebijakan moneter bulan Februari pada hari Rabu ini,
Leer más Next