S&P 500 Futures Naik Tipis, Imbal Hasil Treasury Bergulat di Tengah The Fed dan Isu Covid di Hari Thanksgiving

  • Sentimen pasar tetap optimis dengan hati-hati meskipun liburan Thanksgiving dan kalender ekonomi yang sepi.
  • Risalah rapat The Fed mendorong diskusi 'poros', Tiongkok mengesampingkan masalah virus untuk melonggarkan kebijakan nol-Covid.
  • Wall Street ditutup positif, imbal hasil obligasi pemerintah AS menyentuh kembali level terendah mingguan.

Profil risiko membaik selama awal Kamis karena hari libur di AS bergabung dengan kalender ekonomi yang sepi. Yang juga membuat para pembeli tetap optimis adalah harapan dari otoritas Tiongkok, serta sejumlah pebincangan seputar poros The Fed dan kebijakan moneter yang mudah.

Sementara yang menggambarkan sentimen, Kontrak Berjangka S&P 500 mencetak kenaikan dalam perdagangan harian sebesar 0,25% di sekitar level tertinggi mingguan di dekat 4.045 sedangkan imbal hasil obligasi 10-tahun pemerintah AS tetap tertekan di sekitar 3,69%.

Perlu dicatat bahwa Risalah Rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) terbaru mengisyaratkan bahwa para pemgambil kebijakan membahas perlunya memperlambat kenaikan suku bunga. Selain itu, yang membebani Greenback adalah sejumlah perbincangan terkait tingkat suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang "cukup ketat", seperti yang ditunjukkan dalam Risalah Rapat The Fed.

Di tempat lain, Bloomberg mengatakan bahwa jumlah harian penularan Covid di Tiongkok naik ke rekor tertinggi, melebihi puncak sebelumnya pada bulan April, karena memerangi wabah yang telah berkembang sejak negara itu mengadopsi pendekatan yang lebih bertarget untuk mengendalikan virus. Berita itu juga menambahkan bahwa negara tersebu tmelaporkan 29.754 kasus baru untuk hari Rabu, lebih dari 28.973 penularan yang tercatat pada pertengahan April ketika pusat keuangan Shanghai dalam karantina yang melelahkan selama dua bulan yang membuat penduduk kesulitan untuk mengakses makanan dan layanan medis. Meski begitu, para pengambil kebijakan Tiongkok yang akan mengubah kebijakan nol-Covid telah diperingatkan dalam liputan mediasi terbaru.

Baca juga: Situasi Virus Korona Tiongkok telah Dikesampingkan

Akibatnya, pengabaian terkait kondisi Covid dan harapan suku bunga The Fed yang mudah tampaknya telah mendukung sentimen risk-on selama pasar tidak aktif.

Meski begitu, data Eropa lapis kedua dan pembicaraan mengenai resesi blok tersebut, serta ketegangan geopolitik dengan Rusia, mungkin menantang sentimen tersebut. Selain itu, cakupan yang lebih tinggi dari masalah COVID-19 di Tiongkok dan libur di AS dapat memungkinkan para pedagang untuk mengurangi kenaikan baru-baru ini.

Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Berdiri di Atas $1.750 karena Fed Pilih Perlambatan Laju Kenaikan Suku Bunga

Harga emas (XAU/USD) telah menggeser perdagangannya di atas resistance penting $1.750,00 di sesi Tokyo. Logam mulia ini diprakirakan akan melanjutkan
Đọc thêm Previous

Nomura Pangkas Prakiraan Pertumbuhan PDB Tiongkok untuk Tahun 2022 dan 2023

Atas dasar risiko Covid yang sedang berlangsung, Nomura menurunkan prakiraan pertumbuhan PDB Tiongkok untuk tahun 2022 dan 2023. Nomura menurunkan pe
Đọc thêm Next