Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Pulih di Dalam Saluran Bearish Mingguan, Covid, Imbal Hasil Treasury dalam Fokus

  • Harga emas mengambil tawaran beli untuk menghentikan tren turun selama empat hari di dalam pola grafik bearish.
  • Dolar AS melacak imbal hasil obligasi pemerintah AS yang suram setelah pidato The Fed yang beragam, data AS yang lebih lemah.
  • Kasus Covid harian di Tiongkok melonjak ke level tertinggi tujuh bulan, sejumlah perbincangan terkait pembelian XAU/USD oleh Beijing juga mendukung pemulihan.

Harga emas (XAU/USD) mencetak kenaikan harian pertama dalam empat hari terakhir di sekitar $1.745 selama Selasa pagi. Dengan demikian, logam mulia ini didorong oleh turunnya Dolar AS secara luas di tengah kemungkinan hari yang lesu menjelang sejumlah data/acara penting yang dijadwalkan untuk dipublikasikan pada hari Rabu.

Meskipun demikian, Indeks Dolar AS (DXY) turun ke 107,55, melemah sebesar 0,25% dalam perdagangan harian sementara menghentikan tren naik selama tiga hari. Pengukur greenback ini melacak imbal hasil obligasi pemerintah AS di tengah tantangan baru-baru ini terhadap kekhawatiran sikap hawkish seputar Federal Reserve AS (The Fed).

Imbal hasil obligasi 10-tahun pemerintah AS mencetak pelemahan harian pertama dalam empat hari, turun satu basis poin mendekati 3,81% pada saat berita ini ditulis, karena beberapa komentar terbaru dari para pejabat Federal Reserve (The Fed) gagal mendukung bias hawkish sebelumnya.

Perlu dicatat bahwa Presiden Federal Reserve Bank of Cleveland Loretta Mester mengatakan dalam sebuah wawancara CNBC, "Saya pikir kita bisa melambat dari 75 pada pertemuan Desember." Sebelumnya, Presiden Federal Reserve Atlanta Raphael Bostic juga menolak langkah 75 bp dan menantang para pembeli DXY. Selain itu, data suram Indeks Aktivitas Nasional The Fed Chicago untuk bulan Oktober, menjadi -0,05 dibandingkan dengan 0,17 sebelumnya, juga menantang para pembeli Dolar AS.

Di sisi lain, kasus virus Korona harian yang tertinggi selama tujuh bulan dari Tiongkok memperbaharui kekhawatiran akan krisis pasokan dan membuat oara pembeli Dolar AS tetap optimis menjelang pembacaan awal dari data aktivitas bulanan dan Risalah Rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) besok.

Selain itu, yang membuat para pembeli Emas tetap optimisa adalah beberapa tajuk utama terbaru dari Nikkei Asia yang menunjukkan bahwa Tiongkok kemungkinan menimbun logam sementara melepas imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Di tengah permainan ini, Kontrak Berjangka S&P 500 mencetak kenaikan tipis sedangkan saham-saham di kawasan Asia-Pasifik diperdagangkan beragam pada saat berita ini ditulis.

Ke depan, katalis-katalis risiko akan menjadi penting untuk menentukan pergerakan XAU/USD dalam perdagangan harian di tengah kalender ekonomi yang sepi untuk hari ini. Meskipun demikian, beberapa tajuk utama seputar kondisi Covid di Tiongkok dan ekspektasi langkah The Fed selanjutnya, serta imbal hasil obligasi pemerintah AS, akan sangat penting untuk petunjuk arah yang jelas.

Analisis Teknis

Harga emas menggambarkan saluran bearish berusia satu minggu di bawah SMA 50 yang akan menjaga harapan para penjual XAU/USD. Yang juga mendukung bias penurunan adalah sinyal MACD yang bearish.

Namun, pemulihan RSI (14) dari wilayah oversold mendukung pergerakan pemulihan yang menantang pola grafik bearish, dengan mendekati garis resistance saluran yang dinyatakan di sekitar $1.752.

Meskipun demikian, kenaikan XAU/USD melampaui $1.752 akan membutuhkan validasi dari rintangan SMA 50 di $1.760 agar dapat meyakinkan para pembeli Emas dalam menantang puncak bulanan di sekitar $1.786.

Di sisi lain, konvergensi garis resistance sebelumnya dari awal Oktober dan garis bawah saluran bearish yang disebutkan di atas menyoroti $1.730 sebagai support utama bagi para penjual untuk ditaklukan sebelum mengambil kembali kendali.

Yang juga bertindak sebagai pengahalang ke sisi bawah adalah support 100-SMA di dekat $1.710 dan level acuan  $1.700.

Harga Emas: Grafik Harian

Harga Emas: Grafik Harian

Tren: Diprakirakan akan terjadi pemulihan terbatas

 

Yi, PBOC: Kebijakan Moneter Tiongkok Memberikan Dukungan yang Kuat terhadap Ekonomi Riil

Gubernur People's Bank of China (PBOC) Yi Gang mengatakan pada Senin malam, kebijakan moneter Tiongkok telah memberikan dukungan yang signifikan terha
Baca lagi Previous

EUR/USD Berosilasi di Sekitar 1,0260, Kenaikan Terlihat Mungkin Terjadi karena Dorongan Risk-Off Mereda

Pasangan EUR/USD menunjukkan pergerakan bolak-balik di sekitar 1,0260 setelah muncul kembali dari support penting 1,0225 di sesi Tokyo. Aset ini dipra
Baca lagi Next